18/5/15
Kerajaan Enclava. ©2015 Merdeka.com
Negara baru telah diproklamirkan di dunia.
Nama resminya Kerajaan Enclava. Luas kerajaan ini kemungkinan besar akan
menjadi yang terkecil di dunia, hanya 93 meter persegi.
Tabloid Mirror melaporkan, Isnin (18/5), negara kecil ini terletak
di perbatasan Slovenia dan Kroasia. Belum jelas apakah Kerajaan Enclava
mendapat pengakuan antarabangsa, khasnya dari negara-negara
tetangganya.
Kendati begitu, Piotr Wawrzynkiewicz sebagai salah seorang pengasas
Enclava meyakini pengakuan internasional boleh mereka terima. Tanah yang
kini mereka duduki tidak dituntut oleh Slovenia maupun Kroasia. Wilayah
yang berjarak 50 kilometer dari Ibu Kota Zagreb, Kroasia ini sejak lama
memang tidak pernah didiami siapapun. Wujudnya adalah padang ilalang kecil.
Piotr yakin, Enclava boleh menjadi negara yang menjunjung tinggi hak
asasi manusia. "Warga Enclava, tak peduli apa warna kulitnya, agamanya,
bahkan kebangsaannya, boleh mengungkapkan pendapat secara bebas, dijamin
mendapat pendidikan, dan tak perlu khuatir dikenai cukai," ujarnya.
Ini bendera resmi Kerajaan Enclava:

Piotr, bersama empat proklamator Enclava lainnya, sudah menetapkan
lima bahasa resmi bagi warga kerajan ini. Yaitu Bahasa Inggeris,
Poland , Slovenia, Kroasia, dan Mandarin.
Menurut keterangan para proklamator Enclava, lebih dari 5 ribu orang
dari seluruh dunia sudah mendaftar menjadi warga kehormatan.
Walau berpotensi menjadi negara terkecil sedunia, tapi Enclava bukan
satu-satunya negara baru yang terbentuk dua tahun terakhir. Sebelumnya, lelaki asal AS bernama Jeremy Heaton mendirikan negara di tanah seluas 800
meter persedi di gurun Afrika. Negara di perbatasan Mesir-Sudan itu
diberi nama Terra Nullius.
Sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment