13 Jul 2015
Foto: Youtube
Moskow, - Seramai 20 tentera Rusia terbunuh setelah barak militer
mereka tiba-tiba runtuh di Siberia. Tiga tentera lainnya hingga kini
belum ditemui.
"39 Tentera telah ditarik keluar dari runtuhan , jumlah korban jiwa telah mencapai 20 orang," ujar jurucakap Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov seperti dilapor kantor berita AFP, Isnin (13/7/2015).
Sebelumnya dilaporkan, lima tentera hilang dan 19 orang lainnya dikejarkan ke rumah sakit menyusul insiden yang terjadi pada A|had, 12 Julai malam waktu setempat. Kejadian itu terjadi di desa bernama Svetly dekat kota Omsk, di fasiliti latihan untuk pasukan Rusia.
Pasukan penyelamat beserta anjing-anjing pelacak telah dikerahkan ke lokasi kejadian dari Moskow beserta sebuah pesawat dengan peralatan perubatan. Hingga saat ini usaha pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan mereka yang masih tertimpa runtuhan
Belum diketahui penyebab runtuhnya barak militer tersebut. Menurut perwakilan kantor penyiasatmiliter wilayah setempat, penyiasatan sedang dilakukan atas kemungkinan adanya kelalaian dalam insiden ini.
Jurucakap Kremlin mengatakan, Presiden Vladimir Putin telah diberitahu mengenai insiden ini. Omsk berjarak sekitar 2,200 kilometer sebelah timur Moskow.
"39 Tentera telah ditarik keluar dari runtuhan , jumlah korban jiwa telah mencapai 20 orang," ujar jurucakap Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov seperti dilapor kantor berita AFP, Isnin (13/7/2015).
Sebelumnya dilaporkan, lima tentera hilang dan 19 orang lainnya dikejarkan ke rumah sakit menyusul insiden yang terjadi pada A|had, 12 Julai malam waktu setempat. Kejadian itu terjadi di desa bernama Svetly dekat kota Omsk, di fasiliti latihan untuk pasukan Rusia.
Pasukan penyelamat beserta anjing-anjing pelacak telah dikerahkan ke lokasi kejadian dari Moskow beserta sebuah pesawat dengan peralatan perubatan. Hingga saat ini usaha pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan mereka yang masih tertimpa runtuhan
Belum diketahui penyebab runtuhnya barak militer tersebut. Menurut perwakilan kantor penyiasatmiliter wilayah setempat, penyiasatan sedang dilakukan atas kemungkinan adanya kelalaian dalam insiden ini.
Jurucakap Kremlin mengatakan, Presiden Vladimir Putin telah diberitahu mengenai insiden ini. Omsk berjarak sekitar 2,200 kilometer sebelah timur Moskow.
detikNews
No comments:
Post a Comment