Rabu, 15 Julai 2015

Upi.com
TEL AVIV - Otoriti Kepurbakalaan Israel
mengatakan pencuri artefak kuno yang tidak dikenal mengembalikan dua
batu projektil Romawi kuno beserta sebuah catatan yang menyebutkan bahawa
benda itu membawa sial dalam kehidupannya selama 20 tahun.
Dua batu yang berusia sekitar 2000 tahun yang lalu itu dicuri dari
kota Gamla, Dataran Tinggi Golan di bulan Julai 1995, dan pencuri
mengembalikannya ke Museum Budaya Islam dan Timur Dekat di kota
Beersheba dengan catatan yang ditulis dalam bahasa Ibrani.
"Ini adalah dua batu projektil Romawi dari Gamla. Saya mencuri mereka
pada bulan Julai 1995, dan sejak itu mereka hanya membawa masalah.
Tolong, jangan mencuri barang antik!"
Pihak keselamatan mengatakan batu-batu itu dirancang akan diserahkan
ke kementerian. Para pegawai mengatakan batu-batu yang sekarang
ditakdirkan untuk Kementerian Khazanah Nasional.
Danny Syon, seorang perwakilan dari Otoriti Keperbukalaan Israel, menyambut baik kembalinya kedua batu tersebut.
"Hampir sekitar 2,000 batu seperti itu ditemui selama penggalian
arkeologi di Gamla Nature Reserve, dan ini merupakan situs di mana
terdapat sejumlah besar batu projektil dari jangka waktu awal Romawi.
Orang-orang Romawi menggunakan batu ini untuk ditembakan kepada para
penjaga dan pembela kota, dengan maksud agar memukul mundur mereka dari
dinding, sehingga mereka boleh mendekati dinding dan merobohkan pintu
kota. Batu-batu itu dipahat di situs oleh tentera atau tahanan." (UPI.com)
TRIBUNNEWS.COM
No comments:
Post a Comment