16/7/15
Facebook. © Dailymail.co.uk
Seorang lelaki dari Salt Lake, Amerika Syarikat,
dipercayai menyeksa kekasihnya dengan menikamkan garpu, melumuri dengan sos,
dan mencuba memanggangnya dalam sebuah oven sebab kekasihnya kurang pedulikan pesannya di jejaring sosial Facebook.
Ulah brutal lelaki ini, Joseph Castellanos (31) tidak berhenti hingga di situ. Dia juga dituduh menyeksa teman kekasihnya dengan pukulan gesper, menendangnya, bahkan mengencinginya, kata pihak polis.
Dalam dokumen mahkamah yang diperoleh KSL.com, Castellanos juga disebutkan memegang sebilah pisau yang dirancang untuk menggorok leher kekasihnya lalu menguburnya hidup-hidup.
Tidak hanya itu, Castellanos juga merebus kaki kekasihnya dalam air mendidih. Anjing kekasih juga tidak luput dari amarahnya, dipijak hingga sang anjing tersudut di bawah meja.
Penyeksaan ini berakhir ketika kekasihnya dapat melarikan diri ke kamar mandi, dan menelepon polis menggunakan telepon rahsianya.
Polis yang segera datang ke rumah mangsa terus memeriksa apa yang terjadi. Namun, Castellanos memaksa kekasihnya berbohong dengan mengatakan dia diseksa orang lain ketika berada di stesyen keretapi.
Kendati demikian, sang kekasih tidak menuruti permintaan Castelanos, dia mengaku penyeksaan tersebut sudah kali ke-2 sejak peristiwa pertama pada 26 Julai lalu.
Menurut sang kekasih, aksi sadis Castellanos berubah seketika pada keesokan paginya. Dia menjadi seorang yang sangat penyayang dan sangat mencintai kekasihnya, dan terjadi hubungan seksual sebanyak dua kali.
"Sang kekasih tidak membalas rasa sayang yang diutarakan Castellanos dan menilai hubungan tersebut sebagai tindakan perkosaan kerana dilakukan secara terpaksa," ucap pihak keselamatan, seperti dipetik dari laman Mirror, Khamis, (16/7).
Kini, Castelanos menghadapi 14 tuduhan, mulai dari penculikan, kekerasan seksual, sodomi, hingga penyeksaan hewan. Castelanos telah mendekam di penjara dengan jaminan
Ulah brutal lelaki ini, Joseph Castellanos (31) tidak berhenti hingga di situ. Dia juga dituduh menyeksa teman kekasihnya dengan pukulan gesper, menendangnya, bahkan mengencinginya, kata pihak polis.
Dalam dokumen mahkamah yang diperoleh KSL.com, Castellanos juga disebutkan memegang sebilah pisau yang dirancang untuk menggorok leher kekasihnya lalu menguburnya hidup-hidup.
Tidak hanya itu, Castellanos juga merebus kaki kekasihnya dalam air mendidih. Anjing kekasih juga tidak luput dari amarahnya, dipijak hingga sang anjing tersudut di bawah meja.
Penyeksaan ini berakhir ketika kekasihnya dapat melarikan diri ke kamar mandi, dan menelepon polis menggunakan telepon rahsianya.
Polis yang segera datang ke rumah mangsa terus memeriksa apa yang terjadi. Namun, Castellanos memaksa kekasihnya berbohong dengan mengatakan dia diseksa orang lain ketika berada di stesyen keretapi.
Kendati demikian, sang kekasih tidak menuruti permintaan Castelanos, dia mengaku penyeksaan tersebut sudah kali ke-2 sejak peristiwa pertama pada 26 Julai lalu.
Menurut sang kekasih, aksi sadis Castellanos berubah seketika pada keesokan paginya. Dia menjadi seorang yang sangat penyayang dan sangat mencintai kekasihnya, dan terjadi hubungan seksual sebanyak dua kali.
"Sang kekasih tidak membalas rasa sayang yang diutarakan Castellanos dan menilai hubungan tersebut sebagai tindakan perkosaan kerana dilakukan secara terpaksa," ucap pihak keselamatan, seperti dipetik dari laman Mirror, Khamis, (16/7).
Kini, Castelanos menghadapi 14 tuduhan, mulai dari penculikan, kekerasan seksual, sodomi, hingga penyeksaan hewan. Castelanos telah mendekam di penjara dengan jaminan
Merdeka.com
No comments:
Post a Comment