Saturday, August 27, 2016

Pembunuhan yang sangat ngeri. Setelah disuntikkan syabu, ibu biarkan anaknya diperkosa dan dibunuh


27/8/16
ALBUQUERQUE – Kematian seorang gadis kecil, Victoria Martens, anak perempuan berumur 10 tahun tinggalkan duka lara yang mendalam bagi orang-orang yang mengenalinya. Dia dikenal sebagai gadis yang ceria, supel dan aktif dalam berbagai kegiatan, seperti sukan dan berenang.

Namun tepat di hari perayaan pesta ulang tahunnya, dia   meninggal dengan cara yang tragis. Apalagi pembunuhnya tak lain adalah tiga orang terdekatnya. Polis  telah menahan ketiganya, yakni ibu kandung korban, Michelle Martens; Fabian Gonzales yang adalah kekasih ibunya dan Jessica Kelley, sepupu Gonzales.

“Ini adalah pembunuhan paling mengerikan yang pernah saya lihat sepanjang kerjaya saya. Seolah nyawa manusia sebegitu tidak ada artinya,” kata Ketua Polis  Albuquerque, Gorden Eden Jr, seperti dilansir Independent, Sabtu (27/8/2016).
Seperti yang dilaporkan polis, Victoria Martens ditemui mati dalam kondisi yang sangat menyedihkan. Tubuhnya hancur dipotong-potong, terbungkus selimut yang terbakar di kamar mandi rumahnya di Albuquerque, New Mexico.

Berdasarkan pengakuan Michelle, kekasihnya mula-mula menyuntikkan syabu kepada puterinya. Sebab dia mengamuk hebat ketika hendak disetubuhi Gonzales. Untuk itu, syabu disuntikkan agar anak 10 tahun itu lebih tenang.

Sebagai ibu, dia tidak mencegahnya. Dia membiarkan hal itu terjadi depan matanya, padahal puterinya dilecehkan di hari ulang tahunnya. Sementara Gonzales memperkosa Victoria, Kelley membekap mulutnya.
Setelah puas memperkosa Victoria, Gonzales dengan tega membunuh dia dengan menghujamkan pisau ke perutnya. Atas kejadian, ini ketiganya ditahan kerana terlibat konspirasi pembunuhan.

Masing-masing pelaku didenda sebanyak  USD1 juta. Belum diputuskan lama mana hukuman pidana mereka. Namun dipastikan Gonzales akan menerima pasal berlapis, kerana selain membunuh, dia juga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.