Peter Devoe, who went missing Mar. 13, 1985, following a fatal family dive in North Vancouver, B.C., was identified by coroners Dec. 7, 2011, following the recovery of his body in October the same year. He is seen in this 1982 photo at a marathon in Hawaii. (B.C. Wheelchair Sports Association photo)TRIBUNNEWS.COM, VANCOUVER - Dua orang nelayan, menemukan mayat seorang lelaki, yang mengenakan pakaian selam ketika tengah mencari ikan di dekat Taman Cates, wilayah Utara Vancouver.
Diperacayai mayat tersebut adalah Peter Devoe, seorang Presiden Asosiasi Penyelam Penyandang Cacat, yang menghilang 26 tahun yang lalu.
Ia ditemukan tersangkut di jaring kedua nelayan tersebut diantara wilayah Deep Cove dan jembatan Ironworkers Memorial Bridge., di bulan Oktober 2011, seperti diberitakan oleh Daily Mail, Jumaat (9/12/2011).
Petrus Devoe terakhir kali terlihat pada 13 Mac 1985.Ketika itu, Peter yang mengalami lumpuh, sedang menikmati hari dengan tunangan, dan keluarganya di Taman Cates.Ia kemudian pergi menyelam bersama dengan saudaranya, dimana ketika itu ia mengalami masalah dengan peralatan selamnya, dan tak muncul ke permukaan.
Meskipun proses pencarian dilakukan oleh tim darurat pada hari-hari setelah kejadian, tubuh lelaki berusia 29 tahun tersebut tak pernah ditemukan. Pendeknya jangkauan penglihatan yang menjadi penghalang terberat dalam proses pencarian.
Diperacayai mayat tersebut adalah Peter Devoe, seorang Presiden Asosiasi Penyelam Penyandang Cacat, yang menghilang 26 tahun yang lalu.
Ia ditemukan tersangkut di jaring kedua nelayan tersebut diantara wilayah Deep Cove dan jembatan Ironworkers Memorial Bridge., di bulan Oktober 2011, seperti diberitakan oleh Daily Mail, Jumaat (9/12/2011).
Petrus Devoe terakhir kali terlihat pada 13 Mac 1985.Ketika itu, Peter yang mengalami lumpuh, sedang menikmati hari dengan tunangan, dan keluarganya di Taman Cates.Ia kemudian pergi menyelam bersama dengan saudaranya, dimana ketika itu ia mengalami masalah dengan peralatan selamnya, dan tak muncul ke permukaan.
Meskipun proses pencarian dilakukan oleh tim darurat pada hari-hari setelah kejadian, tubuh lelaki berusia 29 tahun tersebut tak pernah ditemukan. Pendeknya jangkauan penglihatan yang menjadi penghalang terberat dalam proses pencarian.

No comments:
Post a Comment