posted by indah.com on 14 Feb 2012
Windi Wicaksono
okezone.com
Pepe mencium lambang Madrid di Camp Nou /Getty
Pepe memang mendapat kritikan keras akibat gayanya yang sangat agresif di lapangan. Terakhir, insiden dirinya memijak tangan penyerang Barcelona, Lionel Messi menjadi sorotan. Tak sedikit yang menghujat Pepe, bahkan beberapa datang dari fans Madrid sendiri.
Pepe merasa media terlalu keras padanya dan tidak berlaku adil saat mengkritik dirinya. Padahal, dia merasa penampilan dalam membawa Madrid di puncak klasemen seharusnya juga menjadi pertimbangan media dalam memberikan kritik.
"Media telah menggambarkan saya seperti seorang pembunuh," kata Pepe dalam wawancaranya dengan Canal + seperti dilansir Goal, Isnin (13/2/2012).
"Bagi saya hal yang paling penting adalah untuk mempertahankan apa yang terbaik untuk Madrid. Ketika saya keluar di jalanan, banyak orang masih menunjukkan bahawa mereka menyukai saya," ungkap pemain internasional Portugal ini.
Setelah insiden injak kaki itu, pemain berusia 28 tahun ini memang menjadi incaran media atas perilaku kasarnya, kendati begitu, Pepe tetap mendapat pembelaan, baik dari pelatih Jose Mourinho maupun pengurusan Los Blancos.
No comments:
Post a Comment