posted by indah.com on 14 Feb 2012
ads by Innity / Adstars
Ketika Murray bersama anaknya pulang setelah bepergian dan melihat kondisi rumahnya malam itu dari depan, ia menyedari ada sesuatu yang aneh. Lampu di ruang keluarga sudah menyala. Mulanya ia fikir ketika itu kakaknya sudah pulang, tetapi ketika ia mencuba membuka pintu, pintunya masih terkunci, dan setelah ia mengintip dari balik tirai jendela, terlihatlah sesosok lelaki tak dikenali sedang berada di dapur rumahnya di daerah South Bend, Indiana.
Melihat itu, Murray menjauh dari jendela dan memanggil polis . Setelah memastikan polis akan datang, ia berteriak kepada lelaki tak dikenal "Polis sedang menuju kemari!" Dan lelaki itu membalas "Polisnya sudah disini," menutup jendela rumah, menguncinya, dan diam didalam hingga polis datang.
Pencuri yang aneh memang...
Polis akhirnya datang dan langsung menngkap sang tamu asing yang diketahui bernama Ketih Davis. Davis, lelaki berusia 46 tahun itu terus-terusan berusaha menolak ditahan dengan alasan bahawa rumah itu adalah rumah tempat tinggalnya. Walaupun begitu, polis tetap menahannya.
Di kantong Davis ditemukan satu set kunci milik Murray. Menurut Murray, kunci itu biasanya ia taruh di sebuah tempat penyimpanan khas untuk digunakan oleh kakaknya yang biasa pulang malam. Ia percaya Davis telah mengamatinya dan mempelajari cara untuk membuka tempat penyimpanan itu.
Yang aneh, Murray tak menemukan satupun benda berharga yang hilang dalam rumahnya. Ia justru menemukan lantai rumahnya sudah disapu, pakaian sudah dilipat, dan bahkan ia sudah menambahkan lapisan kain serta bantal di atas sofa. Pelik....
Barang yang hilang hanya ayam di kulkas dan jus jeruk, itupun ayamnya sudah menjadi ayam goreng setelah dimasak oleh Davis.
"Ia meminum jus jeruk saya, tapi saya tak keberatan kerana ia telah menyapu lantai dan melipat baju-baju saya," ujar Murray kepada WNDU.
Murray belakangan mengatakan kepada polis bahawa puteranya pernah melihat lelaki ini sedang mengamati dirinya ketika sedang bermain bersama tetangga.
Polis yang menginterogasi Davis mengatakan bahawa sang pelaku telah memberikan alamat fiktif dan mereka mengalami kesulitan untuk mencerna kata-kata yang keluar dari mulut Davis. Sementara ini, mereka masih menduga sang pelaku antara terpengaruh oleh ubat-ubatan atau memang memiliki masalah secara psikologis.
idbite.com

No comments:
Post a Comment