
REPRO NHK/RICHARD SUSILO
Atsuhiro Yamamoto
TRIBUNNEWS.COM - Seorang petinju profesional kelas
super bulu Jepun, Atsuhiro Yamamoto (22) ditangkap polis kerana
dianggap membantu pelacuran di Jepun dengan mengganggu orang melaluitazwaran jasa prostitusi Khamis lalu di daerah remang-remang Kabukicho,
Shinjuku, Tokyo.
Saat itu memang polis sedang melakukan operasi
mendadak di sana guna membersihkan dunia hitam yang memang banyak
terpusat di Kabukichi, mulai prostitusi, judi, dan sebagainya.
Yamamoto
yang telah 10 kali bertanding, lima menang KO dan lima kalah, mengaku
datang ke Tokyo karena adanya perekrutan dengan honor besar, "Saya
datang ke Tokyo untuk memang menjadi penarik customer karena mereka
mengiklankan mencari tenaga itu," paparnya.
Khamis lalu, Yamamoto
mengikuti seorang pekerja, 43, sepanjang 40 meter menawarkan
terus-menerus wanita prostitusi murah, biasanya dari China, untuk sebuah
tempat prostitusi di Kabukicho. Karena lelaki yang ditawarkan itu
kesal, melaporkan ke polisi yang kebetulan ada di sana dan Yamamoto
segera ditangkap.
Polis melihat Yamamoto telah melanggar privacy seseorang, mengganggu sehingga yang korban merasa terganggu privacynya.
Tempat
prostitusi digrebek polis dan menemukan beberapa wanita pelacur dari
China yang tidak punya visa, melanggar hukum imigrasi.
Selain itu
juga ditemukan berbagai DVD porno yang tidak disensor dan produk ilegal.
Hal ini melanggar hukum larangan cabul dan pelanggaran copyright serta
penjualan tanpa izin. Sedikitnya 14 orang ditangkap pihak polis
dalam penggerebekan yang berlangsung selama empat hari sejak Selasa
lalu.
Daerah Kabukichi sangat terkenal dengan dunia malamnya
sehingga banyak orang Indonesia pun, termasuk wanita, yang datang ke
sana untuk melihat misalnya tari telanjang. Bahkan ada warga Indonesia
menggunakan jilbab asyik sambil bersembang dan tertawa bersama empat
temannya, laki dan perempuan, juga orang Indonesia, menyaksikan tarian
telanjang di sana, sambil berdiri, berada di depan Tribunnews.com, belum lama ini.
Sesuatu
yang tak ada di Indonesia apalagi kalau sudah menyangkut dunia
prostitusi seperti tarian telanjang dan judi, memang menarik dan tidak
sedikit ke Jepang khusus untuk ke daerah Kabukicho Shinjuku Tokyo,
sekedar menyaksikan hal-hal tersebut
No comments:
Post a Comment