Tuesday, February 12, 2013

Pesakit Meninggal kerana Gunting Tertinggal di Perut

  11 Februari 2013
Pasien Meninggal karena Gunting Tertinggal di Perut
NET
ILUSTRASI 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 RIYADH - M Al Qarshi (68) meninggal dunia, setelah ahli bedah di sebuah rumah sakit pemerintah di Arab Saudi, meninggalkan gunting rosak di dalam perutnya.
 
Al Qarshi menjalani operasi di Rumah Sakit Khusus King Abdul Aziz di kota barat Taif, untuk menghilangkan tumor di perut dan ususnya.

Al Qarshi kemudian diopname di rumah sakit selama hampir satu bulan. Selama itu pula, dia merasakan sakit luar biasa di perutnya. Tapi, doktor mengatakan bahawa itu adalah hal normal setelah operasi.

Setelah keluar dari rumah sakit, kondisi Al Qarshi bertambah buruk. Lalu, pihak keluarga membawanya ke King Abdullah Medical City di dekat Kota Makkah.

Di sana, hasil rontgen menunjukkan ada gunting bedah rosak di dalam perut Al Qarshidan. Doktor segera melakukan operasi kecemasan, untuk mengambil dua buah gunting di perut Al Qarshi.
"Setelah operasi, Qarshi menderita komplikasi akibat gunting di dalam tubuhnya untuk jangka waktu yang panjang," kata seorang doktor dikutip Harian Sabq, dan disadur Tribunnews.com dari Emirates247.com, Isnin (11/2/2013).

Ahli bedah di Rumah Sakit Khusus King Abdul Aziz kini sedang dalam proses interogasi oleh sebuah panel medis hukum, yang ditetapkan oleh Departmen Kesihatan Arab Saudi. (*)
 
TRIBUNNEWS.COM,

No comments:

Post a Comment