Jakarta - Seekor gajah bergading
panjang mati diterjang kereta api yang melaju dengan kecepatan penuh, di
Kolkata, India. Kontan saja, gading gajah nahas tersebut menjadi
incaran penumpang keretapi.
Seperti dilansir AFP, Rabu (6/3/2013) gajah jantan tersebut mati dengan luka di belalainya, seketika setelah keretapi penumpang melanggarnya. The Press Trust of India memberitakan polis spontan menyelamatkan bangkai gajah itu dari sejumlah penumpang yang sengaja memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, mencabut gading gajah.
Keretapi tersebut memang sedang melintas di tengah Cagar Alam Buxa, Bengal Barat, Distrik Jalpaiguri. Wilayah itu terletak 675 kilometer di utara Ibu Kota Kolkata.
Nasib hewan raksasa tersebut kian merana di India. Populasi 25,000 gajah terdesak oleh laju kepadatan manusia. Dari bulan Disember tahun lalu saja, terhitung sudah lima ekor gajah mati kerana dilanggar kereta di Orissa, wilayah yang berdekatan dengan Kolkata.
Menteri Perkeretaapian India Pawan Kumar Bansal telah menyerukan untuk melindungi gajah dari kereta api. Menurutnya, gajah perlu dilindungi kehidupannya meski pembangunan terus dikembangkan.
Seperti dilansir AFP, Rabu (6/3/2013) gajah jantan tersebut mati dengan luka di belalainya, seketika setelah keretapi penumpang melanggarnya. The Press Trust of India memberitakan polis spontan menyelamatkan bangkai gajah itu dari sejumlah penumpang yang sengaja memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, mencabut gading gajah.
Keretapi tersebut memang sedang melintas di tengah Cagar Alam Buxa, Bengal Barat, Distrik Jalpaiguri. Wilayah itu terletak 675 kilometer di utara Ibu Kota Kolkata.
Nasib hewan raksasa tersebut kian merana di India. Populasi 25,000 gajah terdesak oleh laju kepadatan manusia. Dari bulan Disember tahun lalu saja, terhitung sudah lima ekor gajah mati kerana dilanggar kereta di Orissa, wilayah yang berdekatan dengan Kolkata.
Menteri Perkeretaapian India Pawan Kumar Bansal telah menyerukan untuk melindungi gajah dari kereta api. Menurutnya, gajah perlu dilindungi kehidupannya meski pembangunan terus dikembangkan.
No comments:
Post a Comment