Monday, April 15, 2013

Lelaki Brunei Perkosa Puterinya Hingga Hamil di Usia 12 Tahun


  Bandar Seri Begawan - Seorang lelaki di Brunei Darussalam tega memperkosa puterinya sendiri di kediaman mereka. Mahkamah setempat menjatuhkan hukukan kepada lelaki berumur 37 tahun ini dengan hukuman 13 tahun penjara dan hukuman rotan sebanyak 12 kali.

Perbuatan bejat lelaki berinisial ZBS ini dilakukan sekitar 2 tahun lalu di kediaman mereka. Terungkap dalam perbicaraan, seperti dilansir Asia One, Isnin (15/3/2013), tertuduh yang bekerja di Angkatan Bersenjata Brunei ini memperkosa mangsa sebanyak dua kali, yakni pada Ogos dan September 2011 lalu.

Parahnya, akibat perbuatan tak bertanggung jawab tertuduh, mangsa dinyatakan hamil ketika baru berusia 12 tahun. Mangsa yang tidak disebutkan namanya ini, melahirkan bayi  perempuan pada 6 Jun  2012 lalu.

Hubungan darah antara anak mangsa dan tertuduh diketahui setelah dilakukan tes DNA pada 12 Januari lalu oleh otoriti setempat. Dipastikan bahawa terdakwa merupakan ayah biologis dari anak yang dikandung mangsa.

Dokumen pengadilan menyatakan, tindak pemerkosaan pertama terjadi pada Ogos 2011 di dalam kamar mangsa. Saat itu, mangsa sedang tertidur bersama kakak tertuanya, namun mangsa terlalu takut untuk membangunkan kakak perempuannya tersebut.

Tindak pemerkosaan kedua terjadi pada September 2011, ketika korban tengah tidur sendirian di dalam kamarnya. Tertuduh mendatangi kamar mangsa dan kemudian memperkosanya untuk kedua kalinya.

Kes ini mulai terkuak ketika pada Januari 2012, mangsa mengeluh sakit perut kepada ibunya. Mangsa juga mengaku sudah sejak lama tidak mengalami menstruasi. Sang ibu kemudian membawa puterinya ke rumah sakit setempat dan dinyatakan sedang mengandung.

Dalam perbicaraan, tertuduh telah mengakui seluruh perbuatannya. Namun dalam pembelaannya, Minggu (14/4), tertuduh meminta keringanan hukuman kepada hakim kerana dia menjadi tulang belakang keluarga dari isteri dan 7 anaknya.

Namun hakim tetap menyatakan tertuduh bersalah dan menjatuhkan hukum 13 tahun penjara terhadapnya. "Ini adalah kejahatan keji yang dilakukan oleh seorang ayah kepada anak perempuannya hingga mengalami kehamilan dan melahirkan anak di usia yang masih sangat muda," ujar Hakim Dato Chong.  detikNews

No comments:

Post a Comment

Post a Comment