Jakarta - Pihak keluarga Ahmad Dhani belum
memutuskan apakah AQJ alias Dul (13) akhirnya akan dirawat di Singapura
atau tetap di Indonesia. Jika keluarga memutuskan untuk memindahkan
perawatan Dul ke Singapura, polis siap membantu memfasilitasi agar
recovery lebih cepat. Dengan catatan, pemindahan itu atas rekomendasi
medis.
"Untuk pemindahan ke sebuah rumah sakit termasuk rumah sakit di Singapura, selama itu direkemondasi doktor dan untuk keselamatan dan untuk kemanusiaan, kita tidak keberatan, tinggal mengajukan saja dan kita akan membantu memfasilitasinya," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Rikwanto mengatakan pihaknya tentu akan memberikan izin kepada Ahmad Dhani sepanjang hal itu memang direkomendasikan oleh pihak doktor.
Namun, lanjut dia, sejauh ini pihaknya belum menerima ajuan dari keluarga AQJ terkait rencana pemindahan rumah sakit tersebut.
"Pembicaraan mengenai AQJ akan menjalani perawatan di luar negeri memang pernah ada. Tentang pelaksanaan tergantung keluarga atau orangtuanya," kata Rikwanto.
Selanjutnya, Rikwanto mengatakan kondisi AQJ masih memerlukan perawatan intensif pascakecelakaan tersebut. Sehingga AQJ belum memungkinkan untuk diperiksa.
"Kondisinya sempat memburuk. Hari ini akan menjalani operasi lagi yang ke lima," tukasnya.
AQJ mengalami patah tulang paha dan tulang rusuk akibat benturan keras dalam peristiwa kecelakaan maut di tol Jagorawi, akhir minggu lalu. AQJ juga sempat mengalami pendarahan di bahagian perut dalam
"Untuk pemindahan ke sebuah rumah sakit termasuk rumah sakit di Singapura, selama itu direkemondasi doktor dan untuk keselamatan dan untuk kemanusiaan, kita tidak keberatan, tinggal mengajukan saja dan kita akan membantu memfasilitasinya," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Rikwanto mengatakan pihaknya tentu akan memberikan izin kepada Ahmad Dhani sepanjang hal itu memang direkomendasikan oleh pihak doktor.
Namun, lanjut dia, sejauh ini pihaknya belum menerima ajuan dari keluarga AQJ terkait rencana pemindahan rumah sakit tersebut.
"Pembicaraan mengenai AQJ akan menjalani perawatan di luar negeri memang pernah ada. Tentang pelaksanaan tergantung keluarga atau orangtuanya," kata Rikwanto.
Selanjutnya, Rikwanto mengatakan kondisi AQJ masih memerlukan perawatan intensif pascakecelakaan tersebut. Sehingga AQJ belum memungkinkan untuk diperiksa.
"Kondisinya sempat memburuk. Hari ini akan menjalani operasi lagi yang ke lima," tukasnya.
AQJ mengalami patah tulang paha dan tulang rusuk akibat benturan keras dalam peristiwa kecelakaan maut di tol Jagorawi, akhir minggu lalu. AQJ juga sempat mengalami pendarahan di bahagian perut dalam
detikNews
No comments:
Post a Comment