Sunday, December 22, 2013

Ditahan Terlalu Lama, 4 Pendatang Tanpa Izin Jahit Mulut

22 Desember 2013 
Sejumlah pendatang tanpa izin Afrika yang berhasil diselamatkan pasukan penjaga pantai Itali  setelah perahu yang mereka gunakan tenggelam   dekat Pulau Lampedusa, Khamis (3/10/2013). | HO / GUARDIA COSTIERA / AFP
ROM , KOMPAS.com - Empat pendatang tanpa izin Afrika Utara yang ditahan di pusat detensi di pinggiran kota Rom , Itali melakukan aksi jahit mulut memprotes masa penahanan mereka yang terlalu lama. Demikian dilaporkan  berita Itali  ANSA, bertarikh 22/12/2013 .

Keempat lelaki itu, berusia antara 20-30 tahun, menggunakan benang yang dipintal dari sehelai selimut dan sebatang jarum kecil untuk menjahit mulut mereka. ANSA melaporkan keempat orang itu kini menjalani  rawatan perubatan.

Salah seorang dari mereka yang menjahit mulutnya itu dijadualkan akan dipulangkan ke negara asalnya pada Isnin (23/12/2013).

Pusat detensi Ponte Galeria berada tak jauh dari Lapangan Terbang internasional Fiumicino itu menampung sekitar 100 orang pendatang tanpa izin.

"Aksi protes mereka ini memaksa kami membuka kembali debat nasional terkait pusat detensi yang tak berperi kemanusiaan ini dan perdebatan tentang peraturan terkait imigran yang meninggalkan negaranya kerana perang, kekerasan dan kemiskinan," kata Datuk Bandar Rom , Ignazio Marino.

Hingga saat ini, cara untuk menanggulangi banjir imigran asing merupakan isu yang sangat kontroversi  di Itali .

Lebih dari 33,000 orang imigran tiba di Itali  hingga akhir Oktober lalu. Angka itu naik tiga kali ganda dari jumlah imigran pada 2012. Sebahagian besar dari mereka datang dari negara-negara miskin Afrika namun kebelakangan ini imigran Syria sudah mulai memasuki Itali .

Sumber : AFP
Editor : Ervan Hardoko

No comments:

Post a Comment