Foto: The New York Times
Manhattan, - Menyedihkan! Seorang lelaki, Dmitriy Kanarikov, berumur 35 tahun yang telah berpisah dengan isterinya, menjatuhkan puteranya
dari atas puncak bangunan pencakar langit di Manhattan, Amerika Syarikat.
Setelah itu, dia lompat bunuh diri.
Kematian ayah dan anak pada Ahad, 22 Disember petang waktu setempat itu mengejutkan warga sekitar. Si ayah yang tinggal di kota Brooklyn, AS, meninggal di tempat kejadian setelah melompat dari bumbung bangunan bertingkat 52 itu.
Sementara anak laki-lakinya, Kirill sempat dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun tak lama kemudian kanak-kanak berumur 3 tahun itu meninggal.
Menurut polis setempat, seperti laporan The New York Times, Isnin 23/12/2013 , Kanarikov dan mantan isterinya bersama-sama memegang hak penjagaan atas putera mereka, Kirill.
Ketika kejadian, Kanarikov baru saja menjemput Kirill dari mantan isterinya pada Ahad 22/12 sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Wanita itu seharusnya menjemput puteranya kembali di lokasi yang mereka sepakati pada sekitar pukul 13.00. Namun ayah dan anak itu tak kunjung tiba.
Belum jelas apa yang membuat Kanarikov menolak jatuh anaknya lalu bunuh diri. Polis setempat masih melakukan penyiasatan secara mendalam atas kejadian ini.
Insiden ini mengingatkan kes bunuh diri seorang wanita AS berumur 44 tahun pada Mac lalu. Wanita itu meninggalkan pesan di apartemennya yang berada di tingkat 8 sebelum lompat bunuh diri sambil menggendong anaknya yang masih bayi. Ajaib, bayi laki-laki berusia 10 bulan itu selamat dalam insiden tersebut.
Kematian ayah dan anak pada Ahad, 22 Disember petang waktu setempat itu mengejutkan warga sekitar. Si ayah yang tinggal di kota Brooklyn, AS, meninggal di tempat kejadian setelah melompat dari bumbung bangunan bertingkat 52 itu.
Sementara anak laki-lakinya, Kirill sempat dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun tak lama kemudian kanak-kanak berumur 3 tahun itu meninggal.
Menurut polis setempat, seperti laporan The New York Times, Isnin 23/12/2013 , Kanarikov dan mantan isterinya bersama-sama memegang hak penjagaan atas putera mereka, Kirill.
Ketika kejadian, Kanarikov baru saja menjemput Kirill dari mantan isterinya pada Ahad 22/12 sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Wanita itu seharusnya menjemput puteranya kembali di lokasi yang mereka sepakati pada sekitar pukul 13.00. Namun ayah dan anak itu tak kunjung tiba.
Belum jelas apa yang membuat Kanarikov menolak jatuh anaknya lalu bunuh diri. Polis setempat masih melakukan penyiasatan secara mendalam atas kejadian ini.
Insiden ini mengingatkan kes bunuh diri seorang wanita AS berumur 44 tahun pada Mac lalu. Wanita itu meninggalkan pesan di apartemennya yang berada di tingkat 8 sebelum lompat bunuh diri sambil menggendong anaknya yang masih bayi. Ajaib, bayi laki-laki berusia 10 bulan itu selamat dalam insiden tersebut.
detikNews
No comments:
Post a Comment