Ilustrasi
Beijing - Menyedihkan! Menolongorang tua yang pengsan di tengah jalan, seorang lelaki di China justru
difitnah sebagai pelaku yang menyerang lelaki tersebut dan diminta
membayar wang ganti rugi. Tidak tahan difitnah, lelaki ini akhirnya mati bunuh diri.
Kes ini memicu perdebatan masyarakat setempat kerana orang baik yang berniat membantu tetapi menjadi pihak yang disalahkan dan menghadapi persoalan finansial besar. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (8/1/2014).
Wu Welqing (46) yang berasal dari Dongyuan, Provinsi Guangdong tengah mengendarai motornya pada malam Tahun Baru lalu ketika dia melihat seorang lelaki lanjut usia tergeletak di pinggir jalan. Wu kemudian membawa lelaki tersebut ke klinik setempat. Menurut isteri Wu, sang suami membayar biaya perawatan lelaki tersebut sebesar 3.500 yuan.
"Suami saya tidak pernah membayangkan bahawa lelaki tua tersebut dan keluarganya akan berbalik dan berkeras bahawa dia (Wu-red) yang telah menyerangnya dan menuntut agar kami membayar ratusan ribu yuan sebagai ganti rugi," jelasnya.
Anak perempuan Wu menuturkan, sang ayah memberitahu teman dan keluarganya bahwa keluarga pria lanjut usia tersebut meminta jumlah ganti rugi yang sangat besar dengan dalih sebagai biaya medis.
"Ayah memanggil saya dan mengatakan bahwa dia tidak ingin mati, bahwa dia diburu sampai mati. Dia merasa kesal karena dirinya dimintai uang oleh pria tua yang ditolongnya dan dia pikir lebih baik mati untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah daripada keluarganya ikut diseret-seret," tuturnya.
Dalam pesan terakhirnya, Wu memberikan instruksi pemakamannya. Beberapa jam kemudian, jasad Wu ditemukan mengapung di sebuah kolam setempat.
Menanggapi hal ini, pihak keluarga pria lanjut usia tersebut membantah telah meminta ganti rugi dalam jumlah besar. Namun kepada media setempat, mereka bersikeras bahwa Wu yang telah menyerang ayah mereka.
Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan atas insiden ini.
Kes ini memicu perdebatan masyarakat setempat kerana orang baik yang berniat membantu tetapi menjadi pihak yang disalahkan dan menghadapi persoalan finansial besar. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (8/1/2014).
Wu Welqing (46) yang berasal dari Dongyuan, Provinsi Guangdong tengah mengendarai motornya pada malam Tahun Baru lalu ketika dia melihat seorang lelaki lanjut usia tergeletak di pinggir jalan. Wu kemudian membawa lelaki tersebut ke klinik setempat. Menurut isteri Wu, sang suami membayar biaya perawatan lelaki tersebut sebesar 3.500 yuan.
"Suami saya tidak pernah membayangkan bahawa lelaki tua tersebut dan keluarganya akan berbalik dan berkeras bahawa dia (Wu-red) yang telah menyerangnya dan menuntut agar kami membayar ratusan ribu yuan sebagai ganti rugi," jelasnya.
Anak perempuan Wu menuturkan, sang ayah memberitahu teman dan keluarganya bahwa keluarga pria lanjut usia tersebut meminta jumlah ganti rugi yang sangat besar dengan dalih sebagai biaya medis.
"Ayah memanggil saya dan mengatakan bahwa dia tidak ingin mati, bahwa dia diburu sampai mati. Dia merasa kesal karena dirinya dimintai uang oleh pria tua yang ditolongnya dan dia pikir lebih baik mati untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah daripada keluarganya ikut diseret-seret," tuturnya.
Dalam pesan terakhirnya, Wu memberikan instruksi pemakamannya. Beberapa jam kemudian, jasad Wu ditemukan mengapung di sebuah kolam setempat.
Menanggapi hal ini, pihak keluarga pria lanjut usia tersebut membantah telah meminta ganti rugi dalam jumlah besar. Namun kepada media setempat, mereka bersikeras bahwa Wu yang telah menyerang ayah mereka.
Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan atas insiden ini.
No comments:
Post a Comment