05 Feb 2014
Fran Atkinson. ©Daily Mail
Fran
Atkinson, wanita dari Wales berusia 52 tahun, sudah tiga tahun
mewarnai tubuhnya dengan tatoo. Tapi kondisi matanya yang buta membuat
dia tidak dapat melihat bagaimana hasil tato itu.
"Saya menatoo tubuh saya dengan gambar kuda Pegasus terbang 25 tahun lalu. Sejak itu saya suka ditatoo," kata dia.
Seniman tatoo Grez Bowman yang menatoo tubuh Atkinson harus menceritakan seperti apa gambar tatoo yang dia buat dari mulai leher hingga pergelangan kaki, seperti dilansir surat khabar the Daily Mail, Rabu (5/2).
Atkinson kini berharap dia dicatat di Buku Catatan Rekod Dunia sebagai perempuan paling banyak bertatoo di Wales.
Dia menderita penyakit mata Retinitis Prigmentosa (RP) yang boleh menyebabkan matanya buta total sejak remaja. Kini Atkinson hanya punya kemampuan melihat tiga peratus
"Sekitar tiga tahun lalu saya punya idea ingin mentatoo seluruh tubuh saya," kata dia.
Atkinson mengaku mulanya dia datang ke Bowman selama dua jam tiap minggu buat menatoo tubuhnya. Kemudian dalam 1 tahun setengah terakhir meningkat menjadi selama empat jam stiap minggu.Merdeka.com -
"Saya menatoo tubuh saya dengan gambar kuda Pegasus terbang 25 tahun lalu. Sejak itu saya suka ditatoo," kata dia.
Seniman tatoo Grez Bowman yang menatoo tubuh Atkinson harus menceritakan seperti apa gambar tatoo yang dia buat dari mulai leher hingga pergelangan kaki, seperti dilansir surat khabar the Daily Mail, Rabu (5/2).
Atkinson kini berharap dia dicatat di Buku Catatan Rekod Dunia sebagai perempuan paling banyak bertatoo di Wales.
Dia menderita penyakit mata Retinitis Prigmentosa (RP) yang boleh menyebabkan matanya buta total sejak remaja. Kini Atkinson hanya punya kemampuan melihat tiga peratus
"Sekitar tiga tahun lalu saya punya idea ingin mentatoo seluruh tubuh saya," kata dia.
Atkinson mengaku mulanya dia datang ke Bowman selama dua jam tiap minggu buat menatoo tubuhnya. Kemudian dalam 1 tahun setengah terakhir meningkat menjadi selama empat jam stiap minggu.Merdeka.com -
No comments:
Post a Comment