Tuesday, May 6, 2014

Cegah Mayat Korban Hanyut, Jaring di Lokasi Tragedi Feri Korea Selatan Diperkuat

05/05/2014  

 
 Pelampung cokelat menjadi penanda lokasi tenggelamnya kapal Korea Selatan(Reuters)
Seoul - Jaring raksasa yang dipasang di sekitar lokasi tenggelamnya kapal feri Korea Selatan semakin diperkuat. Hal ini untuk mencegah mayat korban yang masih hilang, hanyut terbawa arus laut.

Para petugas yang ada di kapal-kapal nelayan sekitar lokasi kejadian memperkuat jaring yang terpasang pada kapal mereka. Tindakan ini dilakukan di tengah kebimbangan bahawa arus laut yang kuat mungkin telah menghanyutkan beberapa jasad korban ke lautan lepas.

Laporan terbaru menyebut, korban meninggal ketika ini sudah mencapai 260 orang, dengan 42 orang lainnya masih hilang. Demikian seperti dilansir AFP, pada  5/5/2014 .

Operasi penguatan jaring ini dilakukan pasca kedatangan Presiden Korea Selatan  Park Geun Hye ke Jindo, pada Ahad (4/5), untuk menemui keluarga korban yang masih terus menanti keluarga tercinta mereka yang belum juga ditemui. Keluarga korban tetap berkeras agar semua jasad korban harus ditemukan terlebih dahulu, sebelum usaha pengangkatan kapal Sewol dilakukan.

Namun sayangnya usaha pencarian korban dipersulit dengan adanya arus laut yang kuat dan gelombang yang besar. Seringkali para penyelam harus menghadapi kondisi yang menantang dan membahayakan hidup mereka, ketika melakukan pencarian korban di dalam kapal yang tenggelam di kedalaman 40 meter.

Mereka menyelam sambil meraba-raba sekitarnya dengan panduan hanya seutas tali yang dipasang mulai dari permukaan ke bahagian dalam kapal. Tugas para penyelam semakin sukar  kerana mereka menemui kabin-kabin yang tertutup akibat runtuhan dalam kapal, sehingga menghalangi pencarian.

Semakin hari, barang-barang peribadi para penumpang dan juga serpihan-serpihan dari kapal mulai tampak di permukaan dan tak sedikit yang hanyut hingga ke lokasi yang jauh. Bahkan ada jasad korban yang ditemukan hanyut sejauh 4 kilometer dari lokasi kejadian. Ada juga benda dari dalam kapal, salah satunya katil  yang hanyut dan terbawa arus hingga sejauh 30 kilometer. detikNews

No comments:

Post a Comment