Saturday, May 10, 2014

Jalani Hukuman Khidmat Masyarakat, Berlusconi Jadi Sukarelawan di Rumah Sakit

09/05/2014  

Silvio Berlusconi
Silvio Berlusconi arrives at the hospice in Cesano Boscone. Photograph: Olivier Morin/AFP/Getty Images
Silvio Berlusconi stepped out of a shiny black limousine on Friday morning to begin serving his sentence for tax fraud at a hospice for Alzheimer's patients outside Milan.
Rome  - Bekas Perdana Menteri Itali  Silvio Berlusconi memulakan tugas khidmat masyarakat selama 1 tahun. Tugas tersebut merupakan hukuman yang diberikan mahkamah dalam kes penipuan cukai yang didakwa keatasnya.

Beliau memilih untuk menjalankan khidmat komuniti   berbanding sebagai tahanan rumah, kata peguamnya yang mengesahkan perkara berkenaan.
Faktor usia menyebabkan Berlusconi tidak mampu menjalani hukuman penjara empat tahun yang dijatuhkan ke atasnya .
Hukuman kemudian dikurangkan kepada setahun dan dia diberi pilihan untuk menjalani hukuman sebagai tahanan rumah atau melakukan kerja komuniti.


Konglomerat berusia 77 tahun ini diwajibkan melakukan layanan masyarakat sebanyak satu kali dalam seminggu, selama 1 tahun ke depan. Berlusconi menjalani layanan masyarakatnya dengan menjadi sukarelawan dalam rumah sakit khusus pesakit Alzheimer   dekat Milan.

"Pergi ke penjara!" teriak seorang demonstran ketika Berlusconi tiba di klinik dengan pengawalnya, seperti dilapor  AFP, Jumaat (9/5/2014).

"Kami pekerja Itali  memiliki satu mimpi dalam hati kami: Berlusconi di San Vittore!" teriaknya, merujuk pada penjara Milan.

Pihak pengelola rumah sakit di Cesano Boscone tersebut menyatakan, akan memperlakukan Berlusconi seperti sukarelawan biasa pada umumnya. Ketua layanan rumah sakit, Massimo Restelli menyatakan bahawa pengenalan Berlusconi dengan para pesakit akan dilakukan bertahap, agar dia dan juga pesakit lanjut usia yang ada di rumah sakit boleh saling mengenal dengan baik.

"Ini akan dilakukan berperingkat sedikit demi sedikit agar tidak membuat kesalahan. Dan kemudian dia akan melakukan semua hal. Dia boleh membantu dengan makanan, yang cukup rumit kerana terkadang anda harus mengingatkan pesakit bahawa mereka perlu makan," kata Restelli.

"Kami meminta semua orang termasuk Berlusconi untuk mengamati, untuk mendengar, dan tidak terburu-buru," tambahnya.

Sementara itu, dalam wawancaranya Berlusconi menyatakan dia memiliki kejutan besar dan dia berharap boleh memiliki komitmen mendalam terhadap penderita Alzheimer. "Saya fikir pada akhirnya saya akan tinggal lebih lama, daripada seharusnya. Saya memiliki kejutan besar yang dipersiapkan. Saya menghabiskan waktu 10 hari untuk mempelajari kaedah penyembuhan yang berbeda yang boleh digunakan," terangnya.

Lebih lanjut, Berlusconi mengakui dirinya senang dengan tugas layanan masyarakat ini. "Saya sebenarnya senang kerana dalam kehidupan saya, saya selalu membantu orang lain," tambah Berlusconi.

Dalam kes penipuan pajak ini, Belusconi dihukum bersalah oleh mahkamah pada tahun lalu. Namun dia terhindar dari hukuman penjara mengingat Itali  memberlakukan keringanan hukuman bagi pesalah dengan usia di atas 70 tahun.

No comments:

Post a Comment