09/5/14
Dua wartawan Jordan, Shaker al-Johari dan Muhammad al-Jayousi terlibat pertengkaran ketika siaran langsung . ksbw.com
Dua wartawan Jordan telah membuat malu pimpinan mereka masing-masing, setelah keduanya terlibat perkelahian ketika menjadi bintang tetamu di acara bincang-bincang yang disiarkan secara langsung hingga menghancurkan studio.
Shaker al-Johari dan Muhammad al-Jayousi sedang membicarakan krisis Syria ketika mereka tidak setuju tentang masalah yang ada dan mulai
melemparkan kata-kata kasar satu sama lainnya di stesyen televisyen 7
Stars, seperti dilapor surat khabar the Daily Mail, Khamis (8/5).
Ketika perang mulut dirasa belum cukup memalukan ketika siaran
langsung, keduanya kemudian ingin melakukan kontak fisikal pula, berdiri dan
dengan keras menolak meja di studio itu satu sama lainnya hingga meja
itu rosak.
Kedua laki-laki itu muncul pada satu acara disebut 'Di antara
Menentang Pendapat', yang diacarakan oleh Zuhair al-Azza.
Al-Johari adalah ketua dari Asosiasi Media Elektronik di Jordan , sementara Al-Jayousi adalah pemimpin redaksi dari berita Al-Mustaqbal Al-Arabi.
Hal ini dipahamkan bahawa Al-Johari menyerang Al-Jayousi sebab menyokong Presiden Syria Basyar al-Assad.
Selama perang kata-kata di antara keduanya, Al-Jayousi tampaknya
memprovokasi Al-Johari dengan menuduh dirinya sebagai orang yang
menyimpang dan mendukung revolusi Syria.
Al-Johari kemudian membalas dengan menuduh Al-Jayousi mendukung
pemerintah Syria atas imbalan wang, yang langsung dibalas dengan
menjawab 'tutup mulut' dalam bahasa Arab.
Al-Johari lalu berdiri dari kerusinya dan keduanya mulai mendorong
meja di depan mereka satu sama lain yang digunakan sebagai senjata,
sebelum salah satu dari mereka terlihat menendang bahagian tulang kering
lawannya.
Para staf di bahagian produksi program acara itu akhirnya berlari ke
dalam lokasi studio dan memisahkan keduanya setelah meja roboh. Videonya di bawah
No comments:
Post a Comment