Wednesday, May 14, 2014

Wanita Sudan terancam hukuman mati sebab masuk Kristian

14/5/14

Wanita Sudan terancam hukuman mati sebab masuk Kristen
Wanita Sudan. ©blogspot.com  

Sebuah mahkamah di Sudan memberikan waktu kepada seorang wanita berusia 27 tahun sampai besok untuk meninggalkan keyakinann barunya yang dia anut sebagai Nasrani, dan kembali ke Islam atau menghadapi hukuman mati. Ini dikatakan sumber peradilan dua hari lalu. 

Mariam Yahya Ibrahim didakwa atas tuduhan murtad serta perzinahan sebab menikahi seorang lelaki Kristian, satu hal yang dilarang dilakukan wanita  muslim dan membuat perkawinannya batal, seperti laporan Reuters, Rabu (14/5).

Keputusan akhir akan diumumkan besok. Kes Mariam ini menjadi yang pertama dari jenisnya untuk didengarkan di Sudan.
Mahasiswa Sudan telah melakukan serangkaian protes   dekat Universiti Khartoum dalam beberapa minggu terakhir, meminta untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia, kebebasan lebih dan keadaan sosial serta ekonomi yang lebih baik. Pihak keselamatan memutuskan pada Ahad untuk menutup universiti tanpa batas waktu.

Kedutaan besar negara-negara Barat dan para pegiat Sudan dengan keras mengutuk dakwaan terhadap Mariam dan menyatakan agar pemerintah Sudan, yang dipimpin kelompok Islamik, untuk menghormati kebebasan beragama seseorang.
"Rincian terkait kes ini telah mengekspos rejim pemerintahan Sudan yang secara terang-terangan campur tangan dalam kehidupan peribadi warganya," kata Gerakan Sudan Berubah Sekarang, sebuah kelompok pemuda, dalam sebuah pernyataan.

Pemerintahan Presiden Sudan Omar Hassan al-Bashir menghadapi tentangan ekonomi dan politik yang besar setelah pada 2011 ada pemisahan dengan Sudan Selatan, yang merupakan sumber utama minyak Sudan.
Satu keputusan oleh Bashir pada tahun lalu untuk memotong subsidi dan menerapkan langkah-langkah penghematan memicu protes kekerasan yang telah menyebabkan belasan orang terbunuh dan   ratusan lainnya cedera.Merdeka.com 

No comments:

Post a Comment