13/8/14
gambar hiasan. ©2014 Merdeka.com
Seorang
remaja 16 tahun dari Texas, Amerika Syarikat menembak mati
ayah dan ibunya. Penyebabnya perkara remeh, dia dilarang minum soda.
Surat khabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (13/8), remaja itu
mengaku orang tua dia terlalu mengontrol kehidupannya termasuk memilih
sekolah di rumah (home schooling). Remaja tidak disebutkan namanya ini
membunuh Ryan dan Maria Elena Callens pada pukul 02.00 waktu setempat.
Remaja itu hanya tinggal bersama orang tua serta kakak
tertuanya yang kurang waras. Ryan dan Maria tertembak di kepala.
Tetangga mereka mengatakan remaja lelaki itu memang pendiam dan
hidupnya diatur orang tua dia termasuk tidak boleh minum soda, tidak
boleh menonton film yang mengandung percintaan serta kekerasan, serta
selalu memonitor kelakuan si anak bahkan makanannya pun dikontrol.
"Mungkin ini saatnya dia berontak. Setiap dia coba melanggar dia
selalu mendapat hukuman," ujar teman sebaya sang remaja bernama Jonathan
Marcum.
Kejadian ini cukup mengagetkan tetangga Ryan dan Maria. Keduanya
dikenal ramah dan anak mereka meski pendiam termasuk sangat baik. Polisi
mengatakan belum menemukan motif kuat di balik penembakan ini.
sumber: merdeka.com
No comments:
Post a Comment