Thursday, August 14, 2014

Kota "Matilah Yahudi" di Perancis tolak ganti nama

13/8/14

Kota
Kota Matilah Yahudi di Perancis. ©tempsreel.nouvelobs.com  
 Sebuah organisasi Yahudi mengajukan petisyen keberatan terhadap pegawai Perancis kerana sebuah kota di luar Ibu Kota Paris mempunyai nama yang jika diterjemahkan dalam bahasa Inggeris berarti "Matilah Yahudi".

Mereka meminta kota itu berganti nama.

"Sungguh mengejutkan nama kota itu tidak disedari selama 70 tahun sejak Perancis dibebaskan dari cengkeraman Nazi," ujar Shimon Samuels, Pengarah Pusat Simon Wiesenthal. Dia menulis surat keberatan itu kepada menteri dalam negeri Perancis.

Namun wakil datuk bandar Cortemaux, kota berpenduduk 289 jiwa, menolak nama kotanya ditukar nama. Dia beralasan tradisi nama kota itu harus dihormati, seperti dilansir majalah TIME, Rabu (13/8)

"Sungguh konyol. Nama ini dari dulu sudah ada," kata Marie-Elizabeth Secretand kepada AFP. "Tak seorang pun menentang Yahudi. Buat apa ganti nama ke zaman Abad Pertengahan atau yang lebih tua dari itu? Kita harus hormati nama ini.

Secretand juga menyatakan 20 tahun lalu pemerintah kota pernah menerima petisyen untuk menukar nama kota yang hanya memiliki dua rumah dan sebuah peternakan itu, tapi permintaan itu ditolak.

Namun Samuel berkeras meminta kota itu berganti nama lain seiring makin meningkatnya sentimen anti-Semit di Eropah dalam sebulan terakhir.

Mei lalu sebuah kota di Sepanyol berganti nama dari Bukit Kecil Pembunuh Yahudi (Castrillo Matajudios) menjadi Bukit Yahudi (Mota de Judios). merdeka.com

No comments:

Post a Comment