Tuesday, October 28, 2014

Jururawat dipecat kerana curi duit pelawat

Selasa, 28/10/2014

ABC Australia - detikNews
Jakarta - Seorang jururawat yang bekerja di sebuah rumah sakit di Melbourne dipecat setelah ketahuan mencuri $ 20 dari dompet seorang lelaki yang mengunjungi rumah sakit kerana isterinya melahirkan.

Peristiwa tersebut terungkap kerana lelaki tersebut sedang berbicara dengan ayahnya di Greece menggunakan Skype dari Rumah Sakit Epworth, ketika kemudian dia dipanggil ; untuk membantu memandikan bayinya.

Ketika lelaki itu tidak berada di ruangan, ayahnya menyaksikan seorang jururawat menyelongkar  beg milik lelaki tersebut.

Ketika kembali ke ruangan, ayahnya mengatakan "nak, kamu baru saja kecurian."

Isteri lelaki tersebut, Chrysa kepada Radio Fairfax menjelaskan bahawa mertuanya mengatakan jururawat tadi mengambil "wang kertas berwarna merah".

Di Australia, wang kertas merah itu ertinya adalah 20 dolar.

"Mertua saya mengatakan seorang wanita masuk ke dalam ruangan dan mencuba membuka almari, sambil melihat-lihat." katanya lagi.

"Dia kemudian melihat ada kerusi dimana jaket suami saya berada, dan mengambil dompet dan membukanya."

"Dan kami mengira kemudian adalah dia mengambil 20 dolar. "

Jururawat itu kembali ke ruangan di saat sang mertua masih berbicara dengan keluarga tersebut melalui Skype dan kemudian memberitahu bahawa pencurinya adalah jururawat tadi.

Pengarah eksekutif Epworth, Alan Kinkade mengatakan dia merasa malu atas insiden pencurian tersebut.

"Segera setelah kami mengetahui insiden tersebut, kami melakukan penyiasatan dan jururawat itu sekarang tidak lagi bekerja di sini." kata Kinkade.

Dilaporkan pencurian wang atau barang miliki pesakit sering terjadi di rumah sakit di Australia baik rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, namun menemukan pencurinya adalah hal yang susah.

Chrysa mengatakan mereka sebenarnya tidak menginginkan jururawat tersebut dipecat namun melaporkan kejadiannya sehingga tidak ada mangsa lain lagi.

"Rumah sakit mengembalikan $ 20 dan meminta maaf." katanya.

Lisa Fitzpatrick, Sekretaris Federasi Perawat dan Bidan Australia mengatakan ada 93 ribu orang jururawat yang bekerja di seluruh Australia, dan ; mereka memang harus bekerja secara profesional.

"Kami terkejut dengan apa yang terjadi, dan menurut kami ini adalah kejadian yang jarang terjadi." kata Fitzpatrick.
sumber:detikNews

No comments:

Post a Comment