3/12/14
Arib Majid pemuda manja gabung ISIS minta pulang. dailymail.co.uk ©2014 Merdeka.com
Seorang
pemuda asal India bergabung dengan kelompok ISIS akhirnya memutuskan ingin keluar dan kembali ke negaranya. Dia
mengaku malas lantaran disuruh bekerja membersihkan jamban dan
melakukan tugas-tugas rendah . Dia juga dilarang berperang serta
mengangkat senjata.
Surat khabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (2/12), Arib Majid berangkat ke Irak dengan tiga temannya pada akhir Mei. Dia berfikir betapa hebatnya menjadi jihadis. Memegang senapang serbu AK-47 dan berperang melawan Barat. Namun ternyata sesampainya di sana Majid justru diperintahkan mencuci tandas, menyapu jalan, ncuci pakaian anggota senior, dan sebagainya.
Malah pemutar lagu jenama iPod milik Majid jadi tak berfungsi lantaran terkena air. Akhirnya dengan merengek manja dia menelepon orang tuanya minta pulang. "Saya muak jadi orang belakang. iPod saya tak bekerja di sini. Saya harus pulang," ujar Majid.
Tak hanya Majid, sejumlah remaja muslim Perancis gabung dengan ISIS juga memberikan serangkaian pesan cengeng ke rumahnya dan hal ini diungkap oleh surat khabar Le Figaro. Ada yang mengatakan dia hanya bekerja membahagikan makanan dan pakaian. Ada pula yang kesal lantaran cuma mencuci piring. Mereka merasa tertipu oleh kelompok ekstremis itu.
Majid pun diizinkan pulang namun sungguh malang. Dia ditahan oleh Pasukan Elit India (NIA) dengan tuduhan terlibat tindakan pengganas. Tapi Majid menolak tuduhan ini. Dia bilang hanya mengerjakan tugas-tugas rumah tangga. "Bahkan ketika saya tertembak pun tidak segera diubati. Saya baru dibawa ke rumah sakit setelah memohon-mohon," kata Majid.
sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment