Monday, December 8, 2014

Dilarang Study ke Luar Negera, Gadis Saman Ayahnya


  8 Disember 2014
 
Shutterstock Gambar Hiasan

RIYADH, KOMPAS.com - Sebuah mahkamah di Arab Saudi sedang memproses sebuah kes yang melibatkan seorang wanita   muda dan ayahnya.

Harian Makkah melaporkan gadis muda itu mengadukan ayahnya kerana melarang dia menyelesaikan pengajian di luar negera setelah dia tidak mau membahagi wang biasiswanya dengan sang ayah.

Di hadapan para hakim, gadis itu mengatakan ayahnya tidak mengizinkannya kembali ke negara yang menjadi tempat pengajiannya. Sang ayah berulang kali meminta sebhagian wang biasiswanya namun gadis itu tak pernah memenuhi permintaan itu.

Setelah  ayahnya menyedari puterinya tak berniat membahagi wang biasiswanya, dia menunggu puterinya hingga kembali pulang dan melarangnya pergi ke luar negera untuk menyelesaikan pengajianya.

Gadis itu menuduh ayahnya menjadi penagih ubat terlarang dan memiliki catatan jenayah. Satu sumber kepada harian Makkah mengatakan kes-kes seperti ini selalu sukar dalam penyelesaiannya.

Dalam kes ini, ayah itu menolak membeberkan alasannya mengapa dia tak mengizinkan puterinya kembali melanjutkan pengajian di luar negera. Demikian dijelaskan sumber tersebut.

Hakim kini sedang  mengevaluasi kes tersebut berdasarkan sikap sang ayah dan mencuba untuk melakukan verifikasi apakah alasan sang ayah valid atau tidak. Sumber itu menambahkan, hakim belum menemui alasan kuat dari sang ayah sehingga harus melarang puterinya menuntut ilmu di luar negera.

Keputusan nantinya akan sangat tergantung diskresi dan evalusai hakim, yang harus menghitung kerugian yang dideritai gadis itu setelah ayahnya tak mengizinkan dia kembali menyambung pengajian

Jika sang ayah yang juga menjadi penjaga gadis muda itu terus dengan sengaja menghindari mahkamah, maka hakim boleh mengambil alih fungsi penjaga dari sang ayah. Jika mahkamah nantinya menjadi "ayah" gadis itu maka kemungkinan besar keinginan gadis muda itu untuk menuntut ilmu ke luar negeri boleh terwujud.

Editor : Ervan Hardoko
Sumber: Al Arabiya

No comments:

Post a Comment