ISIS penggal pesulap di alun-alun Kota Raqqa, Syria. ©2015 Merdeka.com/Liveleak
ISIS awal minggu ini memenggal pesulap jalanan di
Kota Raqqa, Syria. Lelaki malang kelahiran Turki itu ditangkap ketika sedang
menghibur anak-anak miskin di kawasan kumuh dengan trik kad dan koin.
Milisi ISIS yang menguasai kota tersebut segera menangkapnya ketika
dapat laporan ada pesulap sedang beraksi. Pesulap tak disebut namanya
ini dianggap melakukan dosa syirik, alias menyekutukan tuhan.
Eksekusinya dijalankan di alun-alun Kota Raqqa, seperti dilansir
mirror.com, Rabu (7/1).
"Dia menghina Tuhan kerana menciptakan ilusi dan tipuan mata," ujar jurucakap SIS Raqqa melalui web mereka.
Pesulap 50 tahun itu sering dipanggil 'penyihir' oleh anak-anak yang
terhibur oleh trik-trik itu. Salah seorang pengungsi Kurdis, Ismail, yang
pernah menyaksikan aksi lelaki ini menjelaskan sebetulnya tidak ada
yang istimewa dari aksinya. Sang pesulap biasanya menghilangkan telepon
atau koin. serta mampu mempermainkan kad remi di hadapan penonton.
"Dia memberi hiburan ketika masyarakat yang dilanda perang
memerlukannya. Tapi untuk itu, dia harus membayar dengan nyawanya,"
kata Ismail.
Raqqa adalah kota yang pertama kali diserang ISIS pertengahan tahun
lalu. Kota itu termasuk yang paling multikultural di Syria, kerana ada ramai pemeluk agama hidup berbarengan dari beragam etnik.
Sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment