Friday, January 30, 2015

Mau Damai? Korea Utara Minta yang bukan-bukan

Mau Damai, Korut Minta Rp120 Triliun ke Korsel
  (Foto:Reuters)
SEOUL – Pemerintah Korea Utara (Korut) pernah meminta wang tunai sebesar USD10  billion kepada Korea Selatan (Korsel) sebagai syarat perundingan damai. Hal itu terjadi pada 2009.

Kemudian, Korut juga pernah meminta setengah juta ton bahan makanan untuk mengatasi kelaparan namun ditolak mentah-mentah. Itu terjadi pada masa pemerintahan Lee Myung Bak.

Demikian isi buku yang akan dipublikasikan oleh mantan Presiden Korsel, Lee Myung Bak. Lee yang menjawat sebagai presiden jangka masa 2008–2013, mempunyai dokumen tentang permintaan Korut.

“Dokumen itu berisi permintaan Korut agar bersedia berunding dengan Korsel, yaitu 400,000 ton beras, 100,000 ton jagung, dan 300,000 pampers,” ujar Lee, seperti dilansir Reuters, Khamis (29/1/2015).
“Mereka juga meminta wang sebesar USD10 billion agar Korut mempunyai bank,” tambahnya.

Selama masa pemerintahan Presiden Lee, Korsel tidak pernah melakukan perundingan damai dengan Korut. Bahkan, Korsel pernah menjatuhkan sanksi kerana Korut melakukan uji cuba nuklir.

Sementara dalam jangka waktu dekat, Presiden Korsel Park Geun Hye berencana melakukan perundingan damai kembali dengan Korut. Lee pun meminta Presiden Park untuk hati-hati jika Korut mengajukan permintaan yang membebankan
 Sumber: Okezone.com

No comments:

Post a Comment