8/2/15
Malindo Air. ©Daily Mail
Sebanyak
20 penumpang Malaysia Malindo Air Khamis lalu tiba-tiba
memutuskan turun dari pesawat sebelum lepas landasan lantaran mendengar
pilot bertengkar di ruang kokpit.
Surat khabar the Daily Mail melaporkan, Sabtu (7/2), pesawat itu dijadualkan berangkat dari Lapangan terbang Pulau Pinang menuju Kuala Lumpur dalam waktu satu jam penerbangan.
Setelah pilot meminta maaf kepada para penumpang yang turun itu, sebahagian dari mereka akhirnya setuju kembali ke pesawat sedangkan tujuh penumpang menolak.
Pesawat itu akhirnya lepas landasan membawa 52 penumpang setelah mengalami penundaan selama 50 minit.
Khabar ini ditulis di laman jejaring sosial Facebook milik teman salah seorang penumpang.
Seorang penumpang bernama Kee mengatakan dia mendengar teriakan keras dari ruang kokpit ketika peramugari keluar dari ruang itu. Kee menuturkan pilot dan kopilot pesawat tampaknya sedang berantem serius.
"Suaranya keras sekali sampai penumpang terkejut," kata dia kepada harian the Star.
"Seorang warga asing di kerusi barisan depan kemudian berdiri dan meminta izin meninggalkan pesawat. Kemudian 20 orang lagi mengikuti dia."
Menurut Kee, setelah para penumpang yang turun itu sampai di ruang lapangan terbang , sang pilot turun dari pesawat dan meminta maaf kepada mereka. Tujuh penumpang, termasuk orang asing itu, menilai pilot tidak dalam emosi yang stabil untuk menerbangkan pesawat sehingga mereka menolak kembali.
Kee mengatakan dia dan beberapa penumpang lain sudah melaporkan kejadian itu kepada polis .
Pegawai perhubungan masyarakat Malindo Air Raja Sa'adi Raja meminta maaf atas keterlambatan pemberangkatan. Dia mengatakan kejadian itu akibat kesalahpahaman.
"Kapten pilot sedang kopilot magang ketika sedang lepas landasan," kata dia.
sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment