3/2/15
New Delhi, - Puluhan tahanan berhasil
kabur dari sebuah penjara di India dengan menggunakan beberapa seprei
yang diikat. Sambungan seprei tersebut kemudian mereka gunakan untuk
menuruni tembok bangunan penjara tiga tingkat itu.
Jumlah ada 91 tahanan yang melarikan diri dalam kabur massal di penjara khusus remaja yang berada di kota Meerut, negara Uttar Pradesh ini. Namun 35 orang saat ini telah berhasil ditangkap kembali.
Demikian disampaikan ketua Polis Meerut, Om Prakash seperti dilansir kantor berita AFP, 2/2/2015 .
"Mereka membongkar kisi-kisi besi dari sebuah jendela di bahagian belakang bangunan ketika polis berjaga di bahagian depan," tutur Prakash. "Ini dilakukan dengan sangat profesional sehingga tak seorang pun ketahuan," imbuhnya.
Mereka yang masih lari termasuk para banduan kes pembunuhan, pemerkosaan, pencurian dan rompakan. Mereka semua berusia di bawah 18 tahun.
Polis menyatakan, insiden ini terjadi pada 2/2/15 antara pukul 01.00 dan 03.00 waktu setempat. Kaburnya para tahanan ini baru diketahui ketika polis yang berpatroli di dekat penjara tersebut, melihat sejumlah banduan mencuba memberhentikan pengangkutan awam.
Sebelumnya pada Disember 2014 lalu, para tahanan dari penjara yang sama, memukul seorang polisi hingga tmati.
Jumlah ada 91 tahanan yang melarikan diri dalam kabur massal di penjara khusus remaja yang berada di kota Meerut, negara Uttar Pradesh ini. Namun 35 orang saat ini telah berhasil ditangkap kembali.
Demikian disampaikan ketua Polis Meerut, Om Prakash seperti dilansir kantor berita AFP, 2/2/2015 .
"Mereka membongkar kisi-kisi besi dari sebuah jendela di bahagian belakang bangunan ketika polis berjaga di bahagian depan," tutur Prakash. "Ini dilakukan dengan sangat profesional sehingga tak seorang pun ketahuan," imbuhnya.
Mereka yang masih lari termasuk para banduan kes pembunuhan, pemerkosaan, pencurian dan rompakan. Mereka semua berusia di bawah 18 tahun.
Polis menyatakan, insiden ini terjadi pada 2/2/15 antara pukul 01.00 dan 03.00 waktu setempat. Kaburnya para tahanan ini baru diketahui ketika polis yang berpatroli di dekat penjara tersebut, melihat sejumlah banduan mencuba memberhentikan pengangkutan awam.
Sebelumnya pada Disember 2014 lalu, para tahanan dari penjara yang sama, memukul seorang polisi hingga tmati.
Sumber: detikNews
No comments:
Post a Comment