Sabtu, 7 Mac 2015

Peti kayu yang dipakai Reg Spiers untuk 'mengirimkan' dirinya sendiri.
Pada pertengahan tahun 1960-an, atlet
Australia Reg Spiers terdampar di London tanpa memiliki wang untuk
membeli tiket pesawat untuk pulang ke negaranya. Spiers yang merasa
sangat ingin kembali ke Australia untuk ulang tahun puterinya, memutuskan
untuk 'mengirimkan' dirinya sendiri dalam peti kayu.
"Saya masuk saja ke kotak itu dan melakukannya. Apa yang perlu ditakutkan? Saya tidak takut kegelapan, jadi saya duduk saja di situ," kata Spiers.
Setengah abad kemudian, Reg Spiers menceritakan petualangannya dengan santai, seolah-olah yang dilakukannnya bukan apa-apa. Namun, ketika itu kisahnya menimbulkan kehebohan di media massa Australia.
Spiers datang ke London untuk memulihkan diri dari cedera yang menghalangi karier atletiknya. Sebagai pelempar lembing, dia berusaha untuk tersaring untuk bertanding di Olimpiade Tokyo 1964. Setelah jelas dia tidak berhasil, Spiers memutuskan untuk kembali ke Australia dan bekerja di bandar udara untuk mendapatkan wang.
Namun rancangannya kemudian berubah ketika dompetnya, yang berisikan semua tabungannya, dicuri.
"Binatang saja boleh..."
Kata Spiers waktu itu, dia bekerja di bahagian kargo ekspot. Jadi dia tahu tentang pengiriman kargo yang hanya perlu dibayar ketika barang sampai. "Saya melihat binatang dikirim dengan cara itu, jadi saya fikir 'jika mereka boleh, saya juga pasti boleh.'"
Spiers juga tahu ukuran maksimum peti kayu yang dapat dikirim melalui pos udara. Spiers tinggal di rumah temannya John McSorley, di London, dan memujuk temannya ini untuk membuatkan kotak yang boleh diguna untuk mengirim dirinya pulang ke Australia.
Untuk menghindari kecurigaan bahawa ada orang di dalam, peti kayu itu diberi label sebagai berisikan cat dan dikirimkan ke sebuah perusahaan sepatu fiktif di Australia. Spiers harus bertahan di dalam kotak ketika penerbangan ditunda kerana adanya kabusi di London, dan kemudian keluar dari peti ketika pesawat sudah berada di udara.
Sang isteri tidak percaya
Namun, McSorley, yang membuat peti itu dan mengirimkan Spiers ke bandar udara, merasa sangat khuatir tentang nasib temannya. Spiers berhasil tiba dengan selamat di rumahnya di Adelaide, tetapi tidak memberitahu McSorley.
Untuk mencari tahu apa yang terjadi, McSorley memberi tahu media massa, dan Spiers segera menjadi sensasi di negaranya.
"Saya mendapat telegram dari politikus Australia terkenal," kata McSporley, yang isinya berbunyi, "'Usaha hebat oleh orang Austalia sejati - dan ini $5 untukmu.' Saya senang, hebat sekali."
Perusahaan penerbangan tidak menagihnya untuk membayar ongkos pengiriman pada akhirnya. Namun Spiers terkejut melihat begitu hebohnya peliputan media tentang kerja buatnya.
Spiers tiba tepat waktu untuk ulang tahun puterinya, tapi dia tetap tidak boleh meyakinkan isterinya bahawa petualangannya itu memang benar terjadi.
"Saya masuk saja ke kotak itu dan melakukannya. Apa yang perlu ditakutkan? Saya tidak takut kegelapan, jadi saya duduk saja di situ," kata Spiers.
Setengah abad kemudian, Reg Spiers menceritakan petualangannya dengan santai, seolah-olah yang dilakukannnya bukan apa-apa. Namun, ketika itu kisahnya menimbulkan kehebohan di media massa Australia.
Spiers datang ke London untuk memulihkan diri dari cedera yang menghalangi karier atletiknya. Sebagai pelempar lembing, dia berusaha untuk tersaring untuk bertanding di Olimpiade Tokyo 1964. Setelah jelas dia tidak berhasil, Spiers memutuskan untuk kembali ke Australia dan bekerja di bandar udara untuk mendapatkan wang.
Namun rancangannya kemudian berubah ketika dompetnya, yang berisikan semua tabungannya, dicuri.
"Binatang saja boleh..."
Kata Spiers waktu itu, dia bekerja di bahagian kargo ekspot. Jadi dia tahu tentang pengiriman kargo yang hanya perlu dibayar ketika barang sampai. "Saya melihat binatang dikirim dengan cara itu, jadi saya fikir 'jika mereka boleh, saya juga pasti boleh.'"
Spiers juga tahu ukuran maksimum peti kayu yang dapat dikirim melalui pos udara. Spiers tinggal di rumah temannya John McSorley, di London, dan memujuk temannya ini untuk membuatkan kotak yang boleh diguna untuk mengirim dirinya pulang ke Australia.
Untuk menghindari kecurigaan bahawa ada orang di dalam, peti kayu itu diberi label sebagai berisikan cat dan dikirimkan ke sebuah perusahaan sepatu fiktif di Australia. Spiers harus bertahan di dalam kotak ketika penerbangan ditunda kerana adanya kabusi di London, dan kemudian keluar dari peti ketika pesawat sudah berada di udara.
Sang isteri tidak percaya
Namun, McSorley, yang membuat peti itu dan mengirimkan Spiers ke bandar udara, merasa sangat khuatir tentang nasib temannya. Spiers berhasil tiba dengan selamat di rumahnya di Adelaide, tetapi tidak memberitahu McSorley.
Untuk mencari tahu apa yang terjadi, McSorley memberi tahu media massa, dan Spiers segera menjadi sensasi di negaranya.
"Saya mendapat telegram dari politikus Australia terkenal," kata McSporley, yang isinya berbunyi, "'Usaha hebat oleh orang Austalia sejati - dan ini $5 untukmu.' Saya senang, hebat sekali."
Perusahaan penerbangan tidak menagihnya untuk membayar ongkos pengiriman pada akhirnya. Namun Spiers terkejut melihat begitu hebohnya peliputan media tentang kerja buatnya.
Spiers tiba tepat waktu untuk ulang tahun puterinya, tapi dia tetap tidak boleh meyakinkan isterinya bahawa petualangannya itu memang benar terjadi.
| Editor | : Bayu Galih | ||
| Sumber | : BBC Indonesia/KOMPAS.com |
No comments:
Post a Comment