Friday, March 13, 2015

Penyewa Apartemen Temui Mayat di Bawah Tempat Tidur

  13 Mac 2015 

Penyewa Apartemen Temukan Mayat Manusia di Bawah Tempat Tidur
net
 JAKARTA - Seorang penyewa baru di sebuah apartemen di Bengbu, provinsi Anhui, Tiongkok, tak menyangka akan menemui sesosok mayat manusia di bawah tempat tidurnya.

Insiden ini terjadi pada tanggal 30 Januari 2015, dua hari setelah orang itu, yang bermarga Wang, menandatangani kontrak sewa untuk apartemen barunya. Dia memindahkan katil tempat tidurnya ketika menyedari ia melihat   tangan manusia.

Awalnya dia mengira itu adalah sebuah boneka, namun ketika sudah memindahkan katilnya Wang menyedari dia salah besar.
Dipercayai   mayat itu seorang wanita  bernama, A Li (nama samaran) berusia 22 tahun. Ia merupakan penghuni apartemen sebelumnya, yang menurut tetangganya terkadang mendapat kunjungan dari laki-laki.

Kepada polis  pemilik apartemen mengatakan, apartemen itu disitu sendiri disewa oleh seorang lelaki bernama A Bing dan sewa nya telah berakhir pada 8 Januari 2015.

Berkat keterangan itu, polis  berhasil melacak keberadaan A Bing di sebuah hotel tempatan. Setelah diperiksa akhirnya ia mengaku telah mencekik A Li sampai mati.

Bing dan A Li bertemu di tahun 2012 ketika mereka bekerja di Shanghai. Keduanya jatuh cinta dan memiliki anak di luar nikah. Dua tahun kemudian, A Li mengakhiri hubungannya dengan Bing dan pulang ke kota kelahirannya, Bengbu.

Bing mengikuti A Li pulang ke kotanya dan menyewa sebuah apartemen untuknya, dan sementara ia menerima tawaran untuk tinggal di sana, langkah itu tak berhasil memenangkan hatinya.

A Li berulang kali menolak permintaan A bing untuk hidup kembali bersama-sama, hingga pada tanggal 20 Disember 2013, ketika Bing pulang ke apartemen itu dalam keadaan mabuk.

Keduanya kemudian terlebih pertengkaran hebat, dam berakhir dengan   kematian A Li. Bing mengatakan dia membunuhnya sekitar pukul 15.00 di hari itu dan menyembunyikan mayatnya di bawah tempat tidur sebelum melarikan diri.(Shanghaiist)
 Sumber:TRIBUNNEWS.COM 

No comments:

Post a Comment