Tisu Malaysia Airline Ditemui di Pantai Barat Australia (Foto:Daily Mail)
CANBERRA – Sehelai tisu/ tuala lembap kecil pakai buang dengan logo Malaysia Airlines
ditemui di Pantai Barat Australia, Isnin 9 Mac oleh penduduk
sekitar. Dipercayai tisu ini berasal dari pesawat MH 370 yang hilang.
Seperti dilapor Daily Mail, Selasa (10/3/2015), pasukan penyiasat segera mengirim tisu itu ke Canberra untuk diteliti lebih lanjut. Pemerintah Australia belum mau berspekulasi atas penemuan terbaru tersebut.

Jika tisu ini berasal dari pesawat MH 370, maka ini akan menjadi harapan baru dalam proses pencarian MH 370 yang hilang perhubungan sejak setahun yang lalu. Penemuan itu akan menjadi penunjuk pesawat MH 370 telah melencong dari laluan yang seharusnya dilalui.
Pesawat yang memiliki route Kuala Lumpur menuju Beijing itu hilang dari pantauan radar pada Mac 2014.Pemerintah Malaysia dibantu negara lain telah berusaha sekuat tenaga untuk mencari keberadaannya.
Hilangnya pesawat MH370 menjadi insiden paling misteri dalam dunia penerbangan. Mengingat, para pakar berpendapat pesawat tersebut jatuh di Samudera Hindi yang sangat jauh dari route penerbangannya.
Sumber: Okezone.com
Seperti dilapor Daily Mail, Selasa (10/3/2015), pasukan penyiasat segera mengirim tisu itu ke Canberra untuk diteliti lebih lanjut. Pemerintah Australia belum mau berspekulasi atas penemuan terbaru tersebut.

Jika tisu ini berasal dari pesawat MH 370, maka ini akan menjadi harapan baru dalam proses pencarian MH 370 yang hilang perhubungan sejak setahun yang lalu. Penemuan itu akan menjadi penunjuk pesawat MH 370 telah melencong dari laluan yang seharusnya dilalui.
Pesawat yang memiliki route Kuala Lumpur menuju Beijing itu hilang dari pantauan radar pada Mac 2014.Pemerintah Malaysia dibantu negara lain telah berusaha sekuat tenaga untuk mencari keberadaannya.
Hilangnya pesawat MH370 menjadi insiden paling misteri dalam dunia penerbangan. Mengingat, para pakar berpendapat pesawat tersebut jatuh di Samudera Hindi yang sangat jauh dari route penerbangannya.
Sumber: Okezone.com
No comments:
Post a Comment