SEATTLE, KOMPAS.com —
Seorang bayi, yang terlihat di sebuah video diculik seorang lelaki
di sebuah taman di Negara Washington, AS, diselamatkan berkat
dua saudaranya yang berteriak dan melakukan pengejaran.
Pejabat Sheriff Lincoln County mengatakan pada Selasa (10/3/2015) bahawa lelaki itu terakam video ketika mendekati bayi berusia 22 bulan tersebut yang berada dengan dua saudaranya yang masih kecil, lelaki dan perempuan, pada Ahad. Mereka bermain tanpa pengawasan di sebuah taman kota kecil di bahagian timur Negara Washington.
Lelaki itu mulanya berbual dengan saudara bayi itu yang berusia 10 tahun, dan abangnya yang berusia 8 tahun. Namun, dia kemudian merampas bayi itu dari kereta sorong, kemudian berlari. Kejahatan itu, kata Sheriff Wade Magers, merupakan jenis "usaha penculikan acak".
Video pemantauan di toko kelontong di Sprague, kota kecil berpenduduk sekitar 500 orang, menunjukkan bahawa lelaki itu berlari dengan membawa bayi tersebut, sementara kakaknya mengejar setengah blok di belakangnya.
"Kanak-kanak yang lebih besar mulai berteriak-teriak dan mengejar suspek. Si lelaki berlari beberapa blok, dan sejumlah remaja yang berada dekatnya tertarik dengan keributan itu," kata pihak kantor sheriff itu. "Ketika mereka mendekat, lelaki menurunkan bayi itu dan melarikan diri dengan berjalan kaki. Meskipun dikejar oleh orang-orang yang menyaksikan, pelaku berjaya lolos."
Dua remaja kemudian digelar pahlawan setelah mereka melakukan intervensi. Isaac Yow (16) dan Andrew Crane (15) mengatakan kepada harian USA Today bahawa jeritan kedua saudara dari bayi itu membuat mereka merinding. "Ada seorang anak perempuan berlari di belakangnya. Lelaki itu berlari melalui gang dengan bayi tersebut," kata Crane. "Ada sesuatu yang tidak beres."
Pejabat Sheriff Lincoln County mengatakan pada Selasa (10/3/2015) bahawa lelaki itu terakam video ketika mendekati bayi berusia 22 bulan tersebut yang berada dengan dua saudaranya yang masih kecil, lelaki dan perempuan, pada Ahad. Mereka bermain tanpa pengawasan di sebuah taman kota kecil di bahagian timur Negara Washington.
Lelaki itu mulanya berbual dengan saudara bayi itu yang berusia 10 tahun, dan abangnya yang berusia 8 tahun. Namun, dia kemudian merampas bayi itu dari kereta sorong, kemudian berlari. Kejahatan itu, kata Sheriff Wade Magers, merupakan jenis "usaha penculikan acak".
Video pemantauan di toko kelontong di Sprague, kota kecil berpenduduk sekitar 500 orang, menunjukkan bahawa lelaki itu berlari dengan membawa bayi tersebut, sementara kakaknya mengejar setengah blok di belakangnya.
"Kanak-kanak yang lebih besar mulai berteriak-teriak dan mengejar suspek. Si lelaki berlari beberapa blok, dan sejumlah remaja yang berada dekatnya tertarik dengan keributan itu," kata pihak kantor sheriff itu. "Ketika mereka mendekat, lelaki menurunkan bayi itu dan melarikan diri dengan berjalan kaki. Meskipun dikejar oleh orang-orang yang menyaksikan, pelaku berjaya lolos."
Dua remaja kemudian digelar pahlawan setelah mereka melakukan intervensi. Isaac Yow (16) dan Andrew Crane (15) mengatakan kepada harian USA Today bahawa jeritan kedua saudara dari bayi itu membuat mereka merinding. "Ada seorang anak perempuan berlari di belakangnya. Lelaki itu berlari melalui gang dengan bayi tersebut," kata Crane. "Ada sesuatu yang tidak beres."

Seorang penculik bayi terakam video pengawasan ketika beraksi di sebuah
kota kecil di Negara Washigton, AS, Ahad (8/3/2015).
Dua remaja laki-laki itu mengejar lelaki tersebut dan melihat dia berbelok
di sudut jalan. Ketika mereka juga berbelok, mereka menemui bayi itu di tanah. Pemilik toko barang-barang antik Dorothy Giddings mengatakan kepada harian itu bahawa dia juga menyedari ada sesuatu yang tidak beres. "Orang itu menerobos dan berjalan di seberang jalan. Dia memegang bayi, dan seorang gadis kecil tepat di belakangnya berteriak," kata Giddings. "Gadis kecil itu bilang, 'Orang itu bawa lari adik bayi saya! Orang itu bawa lari adik bayi saya!'"
Pihak keselamatan mengatakan, bayi tersebut tidak cedera dan telah bersatu kembali dengan keluarganya.
Orangtua kanak-kanak itu telah meninggalkan mereka di rumah bersama babysitter, yang mengizinkan mereka keluar dan bermain di sebuah taman di belakang rumah.
Tindakan kanak-kanak itu mendapat pujian penegak hukum dan masyarakat dalam membantu menggagalkan penculikan tersebut.
"Saya bilang kepada anak perempuan itu, 'Sayang, kamu telah lakukan apa yang harus kamu lakukan, menjerit sekencang-kencangnya'. Itulah yang menyelamatkan bayi itu. Jeritannya terdengar, dan kami pun berlari," kata Dorothy Giddings kepada televisyen KXLY setelah kejadian itu.
| Editor | : Egidius Patnistik |
| Sumber | : Reuters |
Kompas.com/Youtube
No comments:
Post a Comment