23 Mei 2015

Foto yang diambil dari video yang sempat diunggah ke YouTube
memperlihatkan sekelompok orang menyeret seorang gadis yang dituduh
terlibat dalam pembunuhan dan rompakan seorang tukang ojek di sebuah
desa di Guatemela. Gadis itu akhirnya mati setelah massa yang beringas
membakarnya hidup-hidup.
GUATEMALA CITY
Berdasarkan sejumlah laporan, gadis yang tidak diketahui identitinya itu dituduh ikut terlibat dalam pembunuhan terhadap seorang tukang ojek Carlos Enrique Gonzalez Noriega (68) sebelum gadis itu dan kedua teman lelakinya merompak lelaki malang itu.
Usai melakukan aksi jenayah di desa Rio Bravo, 123 kilometer sebelah barat ibu kota Guatemala City itu, kedua lelaki tersebut bersama si gadis remaja melarikan diri melalui lorong sempit di desa itu.
Namun sial, si gadis salah mengambil jalan dan kemudian terkepung massa yang marah. Tanpa ampun massa menyeret gadis itu, memukulnya hingga terkapar di tanah.
Ketika dia tak berdaya lagi,, massa yang beringas menyiram gadis tersebut dengan minyak dan membakarnya. Dalam cuplikan video yang diambil warga terlihat gadis itu menjerit-jerit kesakitan sementara massa yang mengerumuninya hanya melihat dan bersorak-sorai.
Gadis remaja itu akhirnya meninggal tanpa sempat ditolong. Sejumlah polis yang mencuba menolong gadis itu dihalangi warga sehingga mereka tak dapat berbuat apa-apa.
Video amuk massa berdurasi 38 detik itu sempat diunggah ke YouTube dan sempat ditonton ratusan ribu orang sebelum akhirnya dihapus. Laman berita Tiempo melaporkan polis memutuskan untuk tidak mempublikasikan identiti gadis itu kerana khuatir akan memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan itu.
Berdasarkan sejumlah laporan, gadis yang tidak diketahui identitinya itu dituduh ikut terlibat dalam pembunuhan terhadap seorang tukang ojek Carlos Enrique Gonzalez Noriega (68) sebelum gadis itu dan kedua teman lelakinya merompak lelaki malang itu.
Usai melakukan aksi jenayah di desa Rio Bravo, 123 kilometer sebelah barat ibu kota Guatemala City itu, kedua lelaki tersebut bersama si gadis remaja melarikan diri melalui lorong sempit di desa itu.
Namun sial, si gadis salah mengambil jalan dan kemudian terkepung massa yang marah. Tanpa ampun massa menyeret gadis itu, memukulnya hingga terkapar di tanah.
Ketika dia tak berdaya lagi,, massa yang beringas menyiram gadis tersebut dengan minyak dan membakarnya. Dalam cuplikan video yang diambil warga terlihat gadis itu menjerit-jerit kesakitan sementara massa yang mengerumuninya hanya melihat dan bersorak-sorai.
Gadis remaja itu akhirnya meninggal tanpa sempat ditolong. Sejumlah polis yang mencuba menolong gadis itu dihalangi warga sehingga mereka tak dapat berbuat apa-apa.
Video amuk massa berdurasi 38 detik itu sempat diunggah ke YouTube dan sempat ditonton ratusan ribu orang sebelum akhirnya dihapus. Laman berita Tiempo melaporkan polis memutuskan untuk tidak mempublikasikan identiti gadis itu kerana khuatir akan memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan itu.
| Editor | : Ervan Hardoko |
| Sumber | : Daily Mail/KOMPAS.com |
No comments:
Post a Comment