25/5/15
Lapangan Terbang Perancis. ©2015 Merdeka.com
Seorang lelaki menelepon
otoriti Lapangan Terbang Bordeaux Merignac dan menyatakan ancaman bom di Lapangan Terbang tersebut. Rupanya hal tersebut dilakukan demi menunda
penerbangan kekasihnya lantaran masih terperangkap kesesakan jalan raya.
"Ada bom, ada bom Khamis, pukul 07.30 waktu setempat," ujar lelaki
tersebut seperti dikatakan oleh petugas Lapangan Terbang Bordeaux Merignac,
dilansir dari surat khabar Daily Mail, Senin (25/5).
Usai mendapat telepon bernada ancaman tersebut, pihak
Lapangan Terbang langsung menutup Lapangan Terbang dan melakukan pencarian ke berbagai penjuru Lapangan Terbang . Namun, barang berbahaya tersebut tidak ditemui.
Lelaki yang menelepon tersebut ditangkap setelah melakukan penelusuran
sejauh 12 batu dari Lapangan Terbang. Ketika itu, dia sedang terperangkap kesesakan lalu lintas
di route barat daya Perancis.
"Lelaki itu kemudian mengaku dia yang menelepon Lapangan Terbang . Dia mengatakan
melakukan hal tersebut agar penerbangan pacarnya ditunda kerana
mereka masih dalam perjalanan menuju Lapangan Terbang," ujar seorang anggota polis.
Gara-gara kelakuannya tersebut, lelaki itu akhirnya harus menghadapi
hukuman penjara dua tahun dan membayar denda .
Kejadian serupa pernah terjadi di Lapangan Terbang John F. Kennedy New York
pada awal tahun ini. Kala itu, seorang penelepon anonim melaporkan
adanya bom di papan salah satu maskapai pesawat Delta Air Lines. Dua
pesawat Delta Air Lines yang baru terbang terus melakukan pendaratan
darurat, begitu pula pesawat yang baru mendarat, penumpangnya langsung
dievakuasi ke bas.
Setelah melakukan berbagai pencarian di penjuru lapangan terbang petugas
tidak menemukan bom paip tersebut. Sehingga akhirnya otoriti lapangan terbang
melanjutkan kembali aktivitipenerbangan di Lapangan Terbang JFK tersebut.
Merdeka.com
No comments:
Post a Comment