19 Julai 2015
Masyarakat Rusia Bereaksi Negatif Terhadap Kaum Gay (Foto: BBC)
MOSKOW - Sebuah video eksperimen sosial yang menampilkan dua 'orang gay' bergandingan tangan di jalan Moskow, Rusia, menarik perhatian pengguna internet global.
Dalam video tersebut, dua orang pemuda - yang tampak bergandingan
tangan melewati daerah-daerah terkenal di pusta kota - mendapat umpatan
dan perlakuan kasar oleh sesama pengguna jalan. Puncaknya, mereka harus
menghadapi seorang lelaki agresif yang tampak siap memukul mereka.
Para pendukung hak kaum gay internasional sering menggunakan
internet untuk menentang peraturan-peraturan Rusia, termasuk pada olimpiade
musim dingin Sochi tahun lalu. Akan tetapi video ini bukan sebahagian dari
kempen mereka.
Video eksperimen yang sudah ditonton tiga juta kali ini dibuat oleh ChebuRussiaTV, saluran YouTube yang berisi video-video jahil yang cukup popular di negara itu.
"Saya sangat terkejut dengan reaksi mereka (pejalan kaki)... Mereka
benar-benar gila. Setiap lima minit kami mendapatkan reaksi negatif,"
ujar Nikita Rozhdesev, salah seorang yang membuat video tersebut pada BBC Trending.
"Kami tidak tahu bahawa akan ramai orang yang menontonnya, tapi kami
tahu bahawa pelanggan (saluran YouTube) kami akan tertarik terhadap topik
ini."
Rozhdesev mengatakan mereka membuat film itu dua hingga tiga jam di
pusat kota. Pasangan lelaki dalam video merupakan aktor yang dalam
kehidupan nyata bukanlah gay.
Video tersebut menciptakan perdebatan besar di dunia maya tentang bagaimana Rusia memandang isu gay dan homophobia. Satu pengguna mengatakan 'Rusia negara fasis!"
Sementara yang lain mengatakan, "Rusia akan menjadi satu-satunya
negara normal di mana anak akan mendapat ibu dan ayah, bukan orang tua 1
dan orang tua 2 yang terjadi di bahagian dunia lain yang gila."
Kelompok yang membuat video itu menyatakan mendukung hak kaum gay dan mengatakan, "reaksi masyarakat Rusia sangatlah buruk

No comments:
Post a Comment