Friday, July 17, 2015

Remaja yang dijadikan umpan oleh polis, diperkosa kali kedua

16 Julai 2015 

ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
NEW DELHI - Malang sekali nasib seorang gadis remaja di Aurangabad, India. Dia  diperkosa untuk kali keduanya setelah polis  memintanya menjadi umpan untuk menangkap suspek pemerkosaannya.

Bermula pada 7 Julai 2015, gadis berusia 17 tahun tersebut diperkosa oleh dua orang lelaki ketika akan menemui seseorang yang dikenalnya melalui media sosial Facebook. Dia diseret ke dalam hutan dengan todongan pisau di mana kedua pelaku merakam aksi bejat mereka dan menggunakannya untuk melakukan pemerasan.

Keluarganya kemudian melaporkan kejadian itu kepada polis yang kemudian meminta gadis itu untuk menjadi umpan guna menangkap kedua pelaku. Namun malang, salah komunikasi yang terjadi membuat polis  kehilangan jejak si gadis, yang membuatnya kembali mengalami perkosaan.

Seorang pelaku berhasil ditangkap beberapa jam kemudian di sebuah lokasi dekat stesyen keretapi, tapi kejadian ini menimbulkan kritik keras terhadap kerja polis  India. Vinod Ejjapwar, polis  yang memimpin operasi yang menjadikan sang gadis sebagai umpan dilaporkan telah digantung kerja  dan sedang dalam penyiasatan

“Gadis itu kembali mengalami ketidakadilan. Menggunakan korban, terutama korban di bawah umur sebagai umpan adalah suatu yang kesalahan,” kata Inspektur Jenderal Polia Vishwas Patil, sebagaimana dilansir Metro, Khamis (16/7/2015).

Pegawai tinggi Pemerintah India Davendra Fadnavis menyatakan bahawa fakta-fakta yang terjadi dalam kes ini berbeda dengan yang dilaporkan dan akan segera diklarifikasi oleh pengawas polis.

Kes pemerkosaan sangat sering terjadi di India. Bulan lalu, dua orang lelaki yang memperkosa seorang gadis berusia 15 tahun hanya mendapatkan hukuman lima kali tamparan dengan sepatu dan denda sejumlah wang, hukuman yang sangat ringan dibandingkan dengan penderitaan yang didapat para mangsa
 

No comments:

Post a Comment