Khamis, 16 Julai 2015

- Pembakaran kotoran lembu sebagai sumber bahan bakar menyebabkan penumpukan karbon di Taj Mahal.
AGRA - Sepasang sejoli di India yang berasal dari
latar belakang berbeda kini dirawat di rumah sakit setelah memotong
leher mereka sendiri di dalam monumen bersejarah, Taj Mahal.
Aksi nekad ini dilakukan setelah kedua remaja ini tak direstui berkahwin oleh keluarga masing-masing. Demikian dijelaskan polis setempat, pada Khamis 16/7/2015
Polis mengatakan pasangan muda ini, yang oleh harian The Times of India disebut berama Ravjeer Singh dan Shabnam Ali, dalam kondisi stabil di rumah sakit setelah ditemui tergeletak bersimbah darah di halaman Taj Mahal, Rabu (15/7/2015).
"Pasangan ini, satu beragama Hindu dan yang lainnya seorang Muslim, mencuba bunuh diri bersama di Taj Mahal. Si gadis memotong lehernya terlebih dahulu diikuti si lelaki," ujar deputi superintenden polis, Aseem Chaudary.
Pernikahan berbeda kasta atau agama masih mendapat tentangan keras di beberapa bahagian India. Bahkan situasi demikian tak jarang berakhir pembunuhan demi melindungi "kehormatan" keluarga.
"Baik Shabnam dan saya sudah berusaha meyakinkan keluarga masing-masing bahawa mereka harus merestui pernikahan kami. Namun, perbedaan agama tetap menjadi penghalang utama," kata Ravjeer kepada Times of India.
"Kami melakukan ini (mencuba bunuh diri) setelah semua usaha yang kami lakukan gagal," tambah Ravjeer.
Taj Mahal, salah satu lokasi pelancung paling popular di India, dibangun Kaisar Moghul Shah Jahan sebagai makam untuk isteri tercintanya Mumtaz Mahal, yang meninggal dunia setelah melahirkan pada 1631.
Tempat ini sudah dikunjungi jutaan orang termasuk para tokoh dunia. Salah satunya adalah Puteri Diana yang difoto sambil duduk di salah satu bangku marmar di tempat itu pada 1992.
Aksi nekad ini dilakukan setelah kedua remaja ini tak direstui berkahwin oleh keluarga masing-masing. Demikian dijelaskan polis setempat, pada Khamis 16/7/2015
Polis mengatakan pasangan muda ini, yang oleh harian The Times of India disebut berama Ravjeer Singh dan Shabnam Ali, dalam kondisi stabil di rumah sakit setelah ditemui tergeletak bersimbah darah di halaman Taj Mahal, Rabu (15/7/2015).
"Pasangan ini, satu beragama Hindu dan yang lainnya seorang Muslim, mencuba bunuh diri bersama di Taj Mahal. Si gadis memotong lehernya terlebih dahulu diikuti si lelaki," ujar deputi superintenden polis, Aseem Chaudary.
Pernikahan berbeda kasta atau agama masih mendapat tentangan keras di beberapa bahagian India. Bahkan situasi demikian tak jarang berakhir pembunuhan demi melindungi "kehormatan" keluarga.
"Baik Shabnam dan saya sudah berusaha meyakinkan keluarga masing-masing bahawa mereka harus merestui pernikahan kami. Namun, perbedaan agama tetap menjadi penghalang utama," kata Ravjeer kepada Times of India.
"Kami melakukan ini (mencuba bunuh diri) setelah semua usaha yang kami lakukan gagal," tambah Ravjeer.
Taj Mahal, salah satu lokasi pelancung paling popular di India, dibangun Kaisar Moghul Shah Jahan sebagai makam untuk isteri tercintanya Mumtaz Mahal, yang meninggal dunia setelah melahirkan pada 1631.
Tempat ini sudah dikunjungi jutaan orang termasuk para tokoh dunia. Salah satunya adalah Puteri Diana yang difoto sambil duduk di salah satu bangku marmar di tempat itu pada 1992.
| Editor | : Ervan Hardoko |
| Sumber | : AFP/ KOMPAS.com |
No comments:
Post a Comment