Selasa, 14 Julai 2015
Sisa Abau Dauh El-Nemr. ©RT
Wanita ini, Sisa Abau Dauh El-Nemr, 65 tahun yang tinggal di Kota Luxor, Mesir,
menjalani hidup selama empat dekade sebagai laki-laki.
"Saya masih 16 tahun ketika menikah. Suami saya meninggal ketika saya hamil enam bulan," ujar Sisa, seperti dipetik dari Russian Today, Isnin 13/7/15.
Setelah dia melahirkan, Sisa tinggal dengan ibu mertuanya selama 40 tahun.
"Lalu saya disuruh menikah lagi," kenangnya.
Tapi Sisa memutuskan dia akan merawat puterinya sendiri dengan mencari pekerjaan.
"Saya memang sudah bekerja keras. Tapi itu lebih baik dibanding punya suami kedua. Saya lebih baik makan tanah dan menyuapi anak saya dengan batu dibanding kahwin lagi," ujar wanita itu.
"Saya masih 16 tahun ketika menikah. Suami saya meninggal ketika saya hamil enam bulan," ujar Sisa, seperti dipetik dari Russian Today, Isnin 13/7/15.
Setelah dia melahirkan, Sisa tinggal dengan ibu mertuanya selama 40 tahun.
"Lalu saya disuruh menikah lagi," kenangnya.
Tapi Sisa memutuskan dia akan merawat puterinya sendiri dengan mencari pekerjaan.
"Saya memang sudah bekerja keras. Tapi itu lebih baik dibanding punya suami kedua. Saya lebih baik makan tanah dan menyuapi anak saya dengan batu dibanding kahwin lagi," ujar wanita itu.

Kerana dibesarkan dalam keluarga konservatif, di tahun 1970-an Sisa
tahu bahawa kaum hawa tidak seharusnya bekerja. Oleh sebab itulah dia
menyamar sebagai laki-laki untuk mencari pekerjaan supaya dapat membesarkan anaknya. Dia kemudian memakai baju laki-laki dan mendapat berjaya mendapat pekerjaan.
"Saya membuat batu bata, tanam tanaman. Saya punya banyak pekerjaan," kata dia.
Bahkan Sisa mengaku dia bekerja sebagai penyemir sepatu sejak 1981 hingga kini.
"Sejak suami meninggal ketika hamil, saya tidak pernah meminta bantuan kepada orang lain. Saya menghadapi dunia sendirian," katanya lirih.
"Saya membuat batu bata untuk membangun rumah sendiri."
Setelah 40 tahun hidup sebagai laki-laki, dia akhirnya dinobatkan sebagai "ibu terbaik' oleh para pegawai di Kota Luxor.
Sebagai penghargaan atas perjuangan hidupnya, Sisa diberi kesempatan bertemu dengan Presiden Abdul Fatah al-Sisi. Sata menemui presiden, Sisa masih mengenakan baju tradisional lelaki dan turban.
Ketika nama Sisa semakin terkenal, dia dibawa ke Kaherah.
"Ke departemen radio dan televisyen," kata dia. Ketika ditanya apa yang dia inginkan, Sisa menjawab dia ingin punya warung di Luxor.
"Mereka memberi saya izin membuka warung," kata Sisa.
"Saya membuat batu bata, tanam tanaman. Saya punya banyak pekerjaan," kata dia.
Bahkan Sisa mengaku dia bekerja sebagai penyemir sepatu sejak 1981 hingga kini.
"Sejak suami meninggal ketika hamil, saya tidak pernah meminta bantuan kepada orang lain. Saya menghadapi dunia sendirian," katanya lirih.
"Saya membuat batu bata untuk membangun rumah sendiri."
Setelah 40 tahun hidup sebagai laki-laki, dia akhirnya dinobatkan sebagai "ibu terbaik' oleh para pegawai di Kota Luxor.
Sebagai penghargaan atas perjuangan hidupnya, Sisa diberi kesempatan bertemu dengan Presiden Abdul Fatah al-Sisi. Sata menemui presiden, Sisa masih mengenakan baju tradisional lelaki dan turban.
Ketika nama Sisa semakin terkenal, dia dibawa ke Kaherah.
"Ke departemen radio dan televisyen," kata dia. Ketika ditanya apa yang dia inginkan, Sisa menjawab dia ingin punya warung di Luxor.
"Mereka memberi saya izin membuka warung," kata Sisa.

Meski begitu, Sisa masih harus banyak bekerja. Setelah dia menikahkan
puterinya, Sisa masih seperti yang dulu. Dia memakai baju lelaki dan
menyemir sepatu. Dia menghidupi keluarga puterinya: lima anak dan suami
yang sakit parah.
"Saya menyara hidup mereka semua. Puteri saya 43 tahun tapi saya lebih kuat," ujar Sisa.
warga tempatan mengatakan sudah sukar mengubah karakternya sekarang.
"Dia tidak mau jadi perempuan. Saya memperlakukan dia layaknya laki-laki," kata seorang lelaki yang mengenal Sisa bertahun-tahun.
"Dia setara dengan sedozen laki-laki," kata warga yang lain.
"Saya menyara hidup mereka semua. Puteri saya 43 tahun tapi saya lebih kuat," ujar Sisa.
warga tempatan mengatakan sudah sukar mengubah karakternya sekarang.
"Dia tidak mau jadi perempuan. Saya memperlakukan dia layaknya laki-laki," kata seorang lelaki yang mengenal Sisa bertahun-tahun.
"Dia setara dengan sedozen laki-laki," kata warga yang lain.
Merdeka.com
INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT.
ReplyDeleteINGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT.
INGIN MERASAKAN KEMENANGAN DI DALAM BERMAIN TOGEL TLP KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB KAMI SUDAH TERBUKTI 9X TRIM’S ROO,MX SOBAT.