6/4/16
Margarita de Jesus Zapata. ©2016 Merdeka.com
Margarita de Jesus Zapata, ibu asal Colombia
yang menjual keperawanan anaknya yang masih remaja dengan nilai 300.000 Peso Colombia
Ibu ini ditangkap polis kerana salah seorang dari 13 anak perempuannya
melaporkan kepada otoriti keselamatan setempat. Dia mengatakan, bersama
dengan saudara perempuan lainnya dijual oleh ibu kandung mereka ke dunia pelacuran.
Seorang dari mereka bahkan disuruh menggugurkan kandungannya, usai dia merasa seperti hamil.
Seorang langganan Zapata mengaku membayar senilai 300,000 peso untuk
keperawanan anak Zapata. Lelaki yang bernama Tito Conrlio Daza juga
ditangkap dan dipenjara selama 12 tahun.
Dipetik dari surat khabar Mirror, Rabu (6/4), beberapa anak perempuan
Zapata mengatakan memiliki bukti untuk melawan ibu mereka. Mereka
mengaku mulai dijual ibu kandungnya pada usia 12.
"Sangat menyakitkan jika ibu kandung sendiri melakukan hal ini (jual keperawanan anak)," ujar ketua polis Carlos Melendez.
"Sang anak harus menanggung beban sangat berat, malu, dan tidak
berdaya melawan nafsu para lelaki keji. Ini merupakan tindakan
kekerasan seksual terhadap anak," lanjut dia.
Akibat dari perbuatannya, Zapata ditangkap polis dan sudah dijatuhi hukuman 22 tahun penjara.
Hal semacam ini sering terjadi di ibu Kota Bogota, Colombia. Sebulan
kebelakangan, 10 remaja dijual kepada para pelancong. Para pelancung asing
'mengambil' keperawanan gadis-gadis itu disejumlah kota terkenal di
salah satu negara Amerika Tengah tersebut.
Sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment