Tuesday, June 21, 2016

Dia bunuh ayahnya dan simpan mayat di dalam peti sejuk

21/6/16


 
Utah County Jail/AP -Omar Carmona
PROVO  — Omar Carmona mendekam di balik jeriji besi kerana dituduh telah membunuh ayah kandungnya.

Tak hanya membunuh, lelaki berusia 27 tahun itu pun menyimpan jasad ayahnya di dalam freezer di rumahnya di kota Provo, negara   Utah, Amerika Syarikat.

Atas perbuatannya itu, Omar Carmona didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat I dan tingkat III untuk pasal penodaan mayat.
"Kelihatannya ia memiliki delusi bahawa orang-orang menceroboh rumah pada malam hari dan menyerangnya," ungkap Randy Kennard, wakil jaksa wilayah Utah, seperti dikutip laman People.

Berdasarkan laporan kejadian yang ada, Omar dipercayai mencekik ayahnya selama kira-kira 20 minit, sementara ayahnya berusaha melepaskan diri. 
Di laman the Salt Lake Tribune disebutkan, korban bernama Marco Carmona, 57 tahun, meninggal pada 8 Jun  2016 lalu. 

Omar lalu mengaku, ketika dia melepaskan cekikan dari leher ayahnya, dia malah panik. Dia takut harus kembali menjalani hidup di dalam penjara. Dengan cepat, dia pun mengambil tuala dan lalu melingkarkannya di leher sang ayah. Dia bermaksud mematahkan leher ayahnya itu.

"Dia merosak jasad ayahnya. Berdasarkan laporan medis yang ada, leher dan bahagian belakang ayahnya patah. Kondisi ini mengindikasikan korban ditekuk ke belakang," ungkap Kennard.

Selanjutnya, Omar menempatkan jasad dan telepon ayahnya ke dalam freezer.  "Omar lalu mengambil pembersih dan membereskan sisa-sisa pergumulan dengan ayahnya," demikian terungkap dalam laporan kejadian itu. 
Jasad Marco baru ditemui pada tanggal 9 Jun  lalu, setelah isterinya melaporkan adanya orang hilang. 

Kennard mengatakan, pembunuhan ini dipercayai sebagai dampak dari kelainan mental yang dialami Omar.

Sebelumnya, Omar pernah menjalani masa tahanan untuk perbuatan mengancam sang ayah dengan pisau cukur, setelah bertengkar pada November 2014.

Omar dinyatakan bersalah dan diwajibkan menjalani terapi mental yang rampung pada 15 Jun  2015.
Saat ini, Omar ditahan di penjara Utah dan dijadualkan muncul ke  mahkamah pada 23 Jun . 
Sumber:KOMPAS.com

1 comment:

  1. KAMI SEKELUARGA TAK LUPA MENGUCAPKAN PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH S,W,T
    dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI
    berikan 4D/ angka [] alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI.
    dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang
    ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI insya
    allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi
    kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI..
    sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel
    yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI ALIH,,di no (((_082 313 669 888_)))insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 275 JUTA , wassalam.


    dijamin 100% jebol saya sudah buktikan...sendiri....


    Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!


    1"Dikejar-kejar hutang

    2"Selaluh kalah dalam bermain togel

    3"Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel


    4"Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat


    5"Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya

    tapi tidak ada satupun yang berhasil..



    KLIK DISINI 4d 5d 6d




    Solusi yang tepat jangan anda putus asah... AKI ALIH akan membantu

    anda semua dengan Angka ritual/GHOIB:

    butuh angka togel 2D/ ,3D/, 4D/ 5D/ 6D/ SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO

    MAGNUM / dijamin

    100% jebol

    Apabila ada waktu

    silahkan Hub: AKI ALIH DI NO: (((_082 313 669 888_)))


    ANGKA RITUAL: TOTO/MAGNUM 4D/5D/6D/


    ANGKA RITUAL: HONGKONG 2D/3D/4D/6D/



    ANGKA RITUAL; KUDA LARI 2D/3D/4D/6D/



    ANGKA RITUAL; SINGAPUR 2D/3D/4D/ 6D/



    ANGKA RITUAL; TAIWAN,THAILAND



    ANGKA RITUAL: SIDNEY 2D/3D/4D 6D/






    ..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
    «´
    _ ¨`»082 313 669 888
    ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..


    الالله صلى الله عليه وسلموعليكوتهله صلى الل








































    ReplyDelete