Kanak-kanak 6 tahun tampak seperti warga emas , pembedahan plastik belum diperbolehkan sehingga usianya 18 tahun Rabu, 22 Agustus 2018 15:43
22 Ogos 2018
via Daily Mail
Yernar Alibekov
Kanak-kanak 6 tahun asal Kazakhstan menderita penyakit langka yang membuat wajahnya tampak seperti orang berusia 80 tahun .
Dilansir dari Daily Mail, Jumaat (17/8/2018), kanak-kanak bernama Yernar
Alibekov ini didiagnosis Sindrom Ehlers-Danlos sebulan setelah
dilahirkan. Kondisi yang dialaminya sangatlah buruk hingga kulit wajahnya mengendur.
Yernar Alibekov (via Daily Mail)
Yernar Alibekov (via Daily Mail)Tanda awal muncul ketika Yernar lahir dengan kelopak mata yang kendur yang terus-terusan digaruknya. Prosedur pengangkatan kulit atau skin-lifting dipercaya boleh mengatasi kondisi Yernar. Namun, peraturan yang berlaku di Kazakhstan hanya memperbolehkan
seseorang yang berusia 18 tahun ke atas untuk melakukan pembedahan plastik.
Sementara itu, sang ibu, Zibensa Tulepbergenova berkata, petugas
rumah sakit tempatan tempat Yernar dirawat sedang mengusahakan agar kes
Yernar dijadikan pengecualian sehingga ia boleh melakukan pembedahan. Yernar Alibekov dan ibu (via Daily Mail)Keluarga Yernar boleh menunggu selama beberapa tahun untuk mendapatkan pembedahan plastik percuma. Namun mereka memutuskan untuk mengeluarkan dana peribadi sebanyak
112,000 KZT untuk meningkatkan kualiti hidup Yernar. Wang tersebut dikumpulkan oleh sukarelawan dan sahabat, kerana dana yang
diperlukan untuk pengubatan dan rawatan Yerner terlalu tinggi untuk
ditanggung keluarga sendirian. Yernar Alibekov dan ibu (via Daily Mail)Namun, meski telah merancangkan pembedahan, para pakar ragu skin-lifting boleh memperbaiki kulit secara kekal untuk kes Yerner.
Yernar Alibekov (via Daily Mail)"Ini penyakit langka yang terjadi satu di antara 50 ribu." "Fakta knak-kanak itu melakukan pembedahan tidak akan memperbaiki kondisi
kulitnya, kalau kendur, tidak boleh diubah,"kata Doktor Olga Loseva. Yernar Alibekov dan ayah (via Daily Mail)Sementara itu, sindrom Ehlers-Danlos dapat berakhir pada komplikasi
lain seperti osteoarthritis, skoliosis, nyeri kronik dan dislokasi
sendi.
No comments:
Post a Comment