6/8/17
MILAN – Seorang model asal Inggeris
dibius dan diculik di Milan, Itali selama seminggu selagi sang penculik
berusaha melelongnya di internet. Dia dipancing dengan janji pemotretan
palsu yang ternyata merupakan perangkap dari penculik.
Model yang namanya tidak disebutkan itu dilaporkan dikirim oleh agensinya ke Milan untuk melakukan pemotretan pada 11 Julai. Namun, ketika dia tiba di sebuah studio di dekat stesyen di pusat kota mode itu, dia dibius dengan ubat bius kuat bernama Ketamine yang disuntikkan di lengannya.
Penculiknya yang dideskripsikan sebagai seorang lelaki keturunan
Inggeris-Poland menahan perempuan berusia 20-an tahun itu selama tujuh
hari sementara dia melelongnya melalui jaringan internet deep web.
Polis Milan mengesahkan bahwa harga awal yang diminta penculik untuk
perempuan itu mencapai 300 ribu euro.
Beruntung sang penculik yang mengetahui bahwa korbannya itu adalah seorang ibu yang memiliki seorang anak yang masih kecil akhirnya membebaskannya. Setelah dibebaskan, penculiknya menuntut pembayaran sebesar 50 ribu euro dan mengancam akan membunuh model itu jika dia melapor kepada polis .
"Anda memiliki anak berusia dua tahun dan seorang ibu adalah pengecualian dalam peraturan kami," kata sang penculik sebagaimana dikutip dari Telegraph, Sabtu (5/8/2017).
Kisah luar biasa yang diungkap oleh media Itali Corriere della Sera itu telah disahkan kebenarannya oleh polis . Pelaku juga telah ditangkap ketika dia menemani model itu ke konsulat Inggeris di Milan dan telah mengakui perbuatannya.
Ketika melakukan penyiasatan, polis menyita telepon lelaki itu, foto model yang ditawarkan untuk dijual dan komputernya yang dilaporkan memiliki informasi terenkripsi yang berkaitan dengan material yang diperiksa oleh Europol dalam penyelidikan 'deep web' pada 2016. Polis masih berusaha mengidentifikasi komplotan penculik tersebut.
Model yang namanya tidak disebutkan itu dilaporkan dikirim oleh agensinya ke Milan untuk melakukan pemotretan pada 11 Julai. Namun, ketika dia tiba di sebuah studio di dekat stesyen di pusat kota mode itu, dia dibius dengan ubat bius kuat bernama Ketamine yang disuntikkan di lengannya.
Beruntung sang penculik yang mengetahui bahwa korbannya itu adalah seorang ibu yang memiliki seorang anak yang masih kecil akhirnya membebaskannya. Setelah dibebaskan, penculiknya menuntut pembayaran sebesar 50 ribu euro dan mengancam akan membunuh model itu jika dia melapor kepada polis .
"Anda memiliki anak berusia dua tahun dan seorang ibu adalah pengecualian dalam peraturan kami," kata sang penculik sebagaimana dikutip dari Telegraph, Sabtu (5/8/2017).
Kisah luar biasa yang diungkap oleh media Itali Corriere della Sera itu telah disahkan kebenarannya oleh polis . Pelaku juga telah ditangkap ketika dia menemani model itu ke konsulat Inggeris di Milan dan telah mengakui perbuatannya.
Ketika melakukan penyiasatan, polis menyita telepon lelaki itu, foto model yang ditawarkan untuk dijual dan komputernya yang dilaporkan memiliki informasi terenkripsi yang berkaitan dengan material yang diperiksa oleh Europol dalam penyelidikan 'deep web' pada 2016. Polis masih berusaha mengidentifikasi komplotan penculik tersebut.
No comments:
Post a Comment