17 Disember 2017
Wangzhen bekerja pungut barang terpakai demi ibu tirinya. (Foto: Viral For Real)
HENAN - Keluarga tak melulu soal ikatan
darah, tetapi keluarga adalah cinta dan kasih sayang. Selama kita boleh
menyayangi dan mencintai satu sama lain dengan tulus, maka kita boleh
menjadi sebuah keluarga. Ikatan darah sendiri tak selalu menjamin boleh
menumbuhkan cinta antara sesama manusia.
Seperti kita ketahui, banyak sekali kisah pembuangan bayi oleh
ibu kandungnya sendiri di luar sana. Salah satu anak yang memiliki nasib
kurang beruntung serupa adalah Wangzhen. Anak laki-laki berusia 12
tahun itu ditinggalkan dengan sengaja oleh sang ibu kandung ketika
usianya baru menginjak 2 tahun.
Kala itu, sang ibu pergi dari rumah tanpa membawanya kerana masalah
ekonomi. Ayah Wangzhen, Wangman diketahui mengalami kecelakaan kerja
yang membuat ia harus kehilangan tangan kanannya. Akibat hal tersebut, lelaki yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai kontruksi harus
kehilangan mata pencarian.
Wangman sendiri memang masih boleh bekerja, namun penghasilannya tak
mencukupi biaya kehidupan sehari-hari hingga ia harus terbelit hutang
yang cukup besar. Kehidupan keluarga ini menjadi semakin sukar, ketika
nenek Wangzhen meninggal dunia. Hal ini menyebabkan tak ada sosok
perempuan di keluarga itu.
Beruntung, Liang Yingchun kemudian masuk ke keluarga itu dan
menjadi isteri baru Wangman. Perempuan itu tulus menikah dengan ayah
Wangzhen yang notabene serba kekurangan. Secara menakjubkan, Liang
bahkan dengan tulus mencintai Wangzhen dan menjadi ibu yang baik bagi
anak malang itu.
Wangzhen menyuapi ibu tirinya yang sakit. (Foto: Viral For Real)
Jika biasanya ibu tiri dikenal kejam, hal ini tidak berlaku bagi
Liang Yingchun. Keluarga ini pun menjalani kehidupan bahagia. Sayangnya
kebahagiaan itu tidak berlangsung lama ketika Liang didiagnosis
menderita leukemia limfoblastik akut. Penyakit ini membuat Liang harus
terbaring di ranjang rumah sakit.
Wangzhen dan sang ayah akan bergantian menjaga sang ibu. Membantu
menyuapi Liang, membasuh tubuhnya dan keperluan lainnya. Untuk membantu
ayahnya membayar tagihan rumah sakit, Wangzhen rela menjadi seorang
pemulung dan berkeliaran setiap hari di jalan untuk mengumpulkan sampah.
Meski tidak punya ikatan darah, anak laki-laki yang beranjak
remaja ini bersedia mengorbankan semua yang ia miliki untuk sang ibu
tiri.
"Dengan setengah hari mengumpulkan bahan kitar semula, saya boleh
menghasilkan sedikit wang. Bibi Liang (ibu tiri) memperlakukan saya dan
ayah dengan baik. Doktor mengatakan jika penyakitnya tidak diubati, ia
akan mati.
Saya tidak akan membiarkan ia meninggal, jadi saya akan
mendapatkan cukup wang untuk merawatnya! "Kata Wangzhen.
Meski tak terhitung berapa banyak kesukaran dalam hidupnya,
Wangzhen tidak pernah tidak tersenyum setiap kali menceritakan sosok
ibu tirinya.
ReplyDeleteDengan adanya postingan teman dari hongkong di facebook, kini hutang sy sudah bisa terlunasi semua.. Alhamdulillah ya allah, Tidak habis pikir tentang diri sy selama ini 6 tahun tinggl di perantauan tdk ada hasil sm sekali. ternyata ada orang pintar paranormal guru Pesugihan Anka ghaib Togel 2D sampai 6D dan Pesugihan Dana Ghaib, truss sy beranikan diri coba telpon beliau. +6282291277145 atas nama Mbah Suroto untuk meminta bantuannya. alhamdulillah sekarang sudah terbukti hasil nya..
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
ReplyDeletepin bb#58ab14f5