Pelukan Erat Putera William ketika bertemupemuda bernama serupa di Afrika
enews
Duke of Cambridge Putera William ketika melakukan kunjungan ke Kenya
KINAMBA - Duke of Cambridge Putera William telah memulai lawatan Kerajaannya ke Namibia, Tanzania dan Kenya sejak minggu lalu.Ia melakukan kunjungan ke tiga negara itu untuk mempelajari lebih lanjut mengenai konservasi satwa liar di kawasan Afrika.
Sedangkan
akhir minggu ini, ia mengunjungi salah sebuah kota di Kenya, Kinamba yang
menghadirkan pasukan bolasepak tempatan yang sengaja mengenakan jersey kelab
bolasepak Aston Villa untuk menyambut kedatangannya.
Dikutip dari laman E! News, Isnin (1/10/2018), suami dari Duchess of
Cambridge Kate Middleton itu memang diketahui merupakan seorang
penggemar tegar kelab tersebut sekaligus merangkap Presiden Asosiasi Bolasepak
Inggeris.
Uniknya, di Kinamba, ia juga disambut oleh pemuda bernama 'Putera William'. Istana Kensington pun mengunggah foto William yang sedang bertemu dengan pemuda bernama serupa itu. (Twitter Istana Kensington) ()Foto tersebut diunggah pada hari Ahad kelmarin dan memperlihatkan keduanya sedang berpelukan erat. "William bertemu dengan Putera William,
Duke of Cambridge bertemu dengan pemuda bernama sama di Kinamba,
sebelum memakaikannya jersey (Aston Villa) @AVFCOfficial
#PartOfThePride," cuit Istana Kensington.
Selama kunjungannya, ayah dari Putera George, Puteri Charlotte dan
Putera Louis itu juga bertemu dengan anak-anak sekolah setempat di
Unit Pelatihan Angkatan Darat Inggeris projek Komuniti Kinamba. Ia juga terlihat membawa beberapa bola sepak yang dimasukkan ke dalam karung, untuk diberikan kepada anak-anak di wilayah itu.
Selain itu, William kemudian mengunjungi para politisi tempatan dari
Lakipia dan Samburu, ia pun mengamati bagaimana pasukan Inggeris dan
Kenya berlatih bersama. Kekanda dari Putera Harry, diketahui menjabat sebagai Presiden United
for Wildlife, yang memerangi perdagangan satwa liar secara ilegal.
Ia juga merupakan pelindung Tusk yang mempromosikan konservasi. Lawatan kerajaan yang ia lakukan ke Afrika itu, mendahului agenda Konferensi Perdagangan Ilegal 2018 yang rencananya digelar di London, pada Oktober ini. Sumber: m.eonline.com
No comments:
Post a Comment