Tuesday, February 28, 2012

MESSAGE IN A BOTTLE bertarikh 12 Februari 2009 Dibuang di Amerika Selatan, Ditemui di Australia pada 12 Februari 2012

|



BOTOL PETUALANG -- Mick Jordan berpose dengan botol berisi pesan dari sejumlah petualang Rusia yang dilemparkan ke laut tiga tahun lalu di ujung selatan Benua Amerika dan ditemukan olehnya di pantai selatan Australia. (en.rian.ru)

MELBOURNE - Sebuah botol berisi pesan yang dilemparkan ke laut oleh awak sebuah kapal petualang Rusia di ujung selatan Benua Amerika tahun 2009 silam ternyata ditemui tahun 2012. Cuba tebak di mana ketemunya? Di Australia alias dalam jarak separuh dunia dari tempatnya dulu dicemplungkan ke laut!

Seperti dilaporkan kantor berita Rusia, RIA Novosti, kisah message in a bottle itu bermula ketika seorang petualang Rusia, Fyodor Konyukov bersama tujuh rakannya berlayar dari Australia ke Amerika Selatan dan Kepulauan Falkland di lepas pantai timur Argentina. Menurut Oskar Konyukov, putera Fyodor yang juga ikut serta dalam pelayaran itu, saat melintasi Cape Horn, salah satu titik paling selatan Benua Amerika, para awak kapal menuliskan pesanan yang mengisahkan perjalanan mereka, memasukkannya ke dalam sebuah botol champanye yang sudah kosong dan melemparkannya ke laut pada 12 Februari 2009.

Ternyata tiga tahun kemudian, tepatnya bulan ini, tiga awak kapal yang menuliskan alamat email mereka dalam pesan itu dihubungi oleh seorang warga Australia, Maryanne Jordan Clifford, yang menyatakan bahawa dia menemukan pesan dalam botol tersebut. Pada 12 Februari 2012, tepat tiga tahun sejak botol berisi pesan itu dilempar ke laut, botol itu ditemukan oleh ayah Maryanne, Mick Jordan, 83, di pantai Kota Beachport, Australia Selatan.

Diperkirakan selama perjalanannya terapung-apung dan terbawa arus di samudera, botol itu melintasi Samudera Atlantik dan Hindia, menempuh jarak lebih dari 17,000 km. Kebetulan, tempat di mana botol itu kemudian ditemukan hanya terletak sekitar empat jam naik kereta dari Jacobs Creek, lokasi kilang  yang memroduksi champanye yang botolnya lantas digunakan untuk mengirim pesan itu.
“Dunia betul-betul sempit,” ujar Oskar Konyukov.

No comments:

Post a Comment