Rabu, 21 November 2012
Hamas merupakan sebuah organisiasi yang ditakuti oleh negara Israel,
Hamas menjadi salah satu pejuang yang tetap memperjuangkan tanah
Palestin agar tidak di Jajah oleh Israel, bangsa palestin pernah
bersumpah tidak akan membuat tenang orang orang yang telah menduduki
tanah Palestin sehinga apa yang dilakukan oleh pejuang palestin bukan
merukan aksi terorisme melainkan aksi untuk mengambil haknya negaranya
yang telah dirampas dari Israel. Ada beberapa pemimpin Hamas yang sangat
ditakuti Israel jika Israel mendengarkan nama pemimpin Hamas ini maka
akan bergetar dan kaget.
Pemimpin hamas tidak takut pada siapapa pun termaksut kekuatan besar
dunia Amerika serikat inilah yang membuat Israel takut dan selalau
memburu dan ingin membunuh pemimppin Hamas dengan cara apapaun. Nah
berikut ini ada beberapa pemimpin Hamas paling ditakuti Israel seperti
dikutip dari situs meredeka.com.
1. Syekh Ahmad Yasin

Syekh Ahmad Yasin atau Ahmad Ismail Yasin pemimpin spiritual Palestina.
Dia lahir di Desa al-Jaurah, sebuah perkampungan dengan Jalur Gaza pada 1
Januari 1938. Di usia kanak-kanak, dia dan keluarganya telah menjadi
pengungsi sebab pecah perang antara dunia Arab dengan Israel.
Saat remaja, Syekh Ahmad Yasin telah mengalami kelumpuhan sebab salah
dalam melakukan olahraga. Tak hanya lumpuh, dia pun menjadi buta namun
ini tidak mengurangi semangatnya untuk belajar. Kecerdasannya membuat ia
mampu menyelesaikan sekolah dengan baik bahkan diterima di Universitas
Al Azhar, Ibu Kota Kairo, Mesir walau tak sampai tamat karena kondisi
fisiknya tidak memungkinkan melanjutkan perguruan tinggi.
Dia mendirikan organisasi Harakatul al-Muqawamah al-Islamiyah atau
Hamas. Dari atas kursi rodanya, dia mampu membangkitkan semangat rakyat
Palestina untuk melawan Israel. Suaranya parau tapi bisa mengubah batu
menjadi senjata AK-47 yang menghancurkan kendaraan lapis baja Zionis.
Negara Bintang Daud itu takut padanya, takut pada kalimat-kalimat serta
pemikirannya bisa menggerakkan puluhan ribu warga Palestina untuk
melawan Israel. Syekh Ahmad Yasin menjadi target pembunuhan utama. Dia
terbunuh pada 2004 oleh tiga roket Israel saat pulang dari shalat subuh
di masjid setempat.
2. Abdul Aziz Rantissi

Abdul Aziz Rantissi merupakan sohib kental Syekh Ahmad Yasin. Bersama,
keduanya mendirikan organisasi Harakatul al-Muqawamah al-Islamiyah atau
Hamas. Jika otak utama Hamas adalah Yasin, Rantissi dikenal juru bicara
anti-kompromi dengan Israel. Dia bahkan menentang dan memutuskan diskusi
dengan Perdana Menteri Palestina Mahmud Abbas yang menyerukan gencatan
senjata dengan Negeri Zionis itu.
Saat sahabat terdekatnya, Yasin, terbunuh. Rantissi maju menjadi
pemimpin Hamas. Dia memanggil ribuan pendukungnya di Gaza dan
mengumumkan perang dengan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat. Dia
pernah mengatakan, jika harus memilih mati sebab ditembak Israel atau
berpenyakit jantung, ia memilih yang pertama. Kata-katanya terbukti. Tak
lama setelah kematian Yasin, Rantissi dihabisi Angkatan Pertahanan
Israel dengan berondongan peluru.
3. Yahya Ayyas

Yahya Ayyas lahir di Kota Rafah, Palestina, pada 6 Maret 1966. Dia masuk
dalam barisan Brigade Ezzul Deen Al Qassam, kelompok sayap Hamas. Dia
lulus dan mendapat gelar sarjana elektro dan menjadi otak dibalik
pembuatan senjata serta bom kelompok itu.
Ayyas sangat ditakuti Israel sebab keahliannya merakit bahan peledak
itu. Senjata ciptaannya telah membunuh ratusan tentara dan sipil Negeri
Zionis. Ayyas terbunuh oleh Agen Mata-Mata Israel bekerjasama dengan
salah satu anggota Hamas membelot. Dia meledak bersama telepon yang
ternyata adalah bom.
4. Syekh Izzudin al-Qassam

Syekh Izzudin al-Qassam salah satu tokoh utama pergerakan pembebasan
Palestina dan dunia Arab. Dia pencetus kalimat, umat Islam harus
membantu diri mereka sendiri sebab tidak ada orang lain bakal membantu.
Namanya diabadikan menjadi kelompok sayap Hamas karena pandangannya
banyak mempengaruhi ribuan pemuda muslim untuk mengikuti jalannya.
Syekh al-Qassam berhasil mencerahkan para pemuda untuk bangkit sadar
politik dan perlawanan bersenjata sebagai bagian dari perjuangan seorang
muslim melawan penjajahan barat.
5. Ahmad Said Khalil al-Jabari

Nama lengkapnya Ahmad Said Khalil al-Jabari. Dia pemimpin sayap Hamas
kemarin terbunuh oleh roket Israel. Dia garda depan perundingan
pertukaran tawanan Palestina dengan tahanan Zionis. Sebagai ketua
tertinggi berigade paling ditakuti Israel, dia menjadi target utama
pembunuhan oleh Agen Rahasia Israel Mossad.
Kemampuan al-Jabari dalam memimpin sayap militer Hamas ini dengan cepat
berkembang dan dalam waktu singkat kelompok masih berupa milisi menjadi
semi militer dengan lebih dari 10 ribu pasukan yang terbagi dalam tugas
dengan tingkatan tertentu. Setiap tugas dan tingkatan ini dimaksimalkan
pada unit-unit khusus. Dia juga membangun beragam gudang senjata untuk
Brigade Izzuddin Qassam dan sebagian senjata itu diproduksi sendiri,
persis kehebatan pendahulunya, Yahya Ayyas.
Perlahan tapi pasti, al-Jabari menjadi masalah terbesar Israel. Dengan
serangkaian bombardir dilancarkan pekan ini, pemimpin itu akhirnya tewas
dengan roket ditembakkan pasukan Zionis.
* Sumber palingseru.com

No comments:
Post a Comment