
Tertuduh dibawa ke ruang mahkamah untuk mendengarkan keputusan.
Empat lelaki dinyatakan bersalah dalam permerkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi di ibukota Delhi Desember lalu.
Mahasiswa fakulti kedoktoran berusia 23 tahun itu diperkosa secara brutal di bas dan meninggal dunia dua minggu kemudian.
Kematiannya menyebabkan kemarahan masyarakat dan menimbulkan protes besar-besaran di seluruh India.
Menyusul kes ini, pemerintah menerapkan undang-undang baru yang lebih tegas untuk menindak pemerkosa, termasuk dengan membentuk mahkamah kilat untuk kes pemerkosaan.
Keempat lelaki itu akan dijatuhi hukuman Rabu (11/09).
Mukesh Singh, Vinay Sharma, Akshay Thakur dan Pawan Gupta menyanggah sejumlah dakwaan termasuk pemerkosaan dan pembunuhan.
"Gantung Mereka"
Mereka dapat menghadapi hukuman mati atas kes pemerkosaan itu.
Puluhan wartawan dan penunjuk perasaan berkumpul di luar sidang dan meneriakkan hukuman berat untuk keempat lelaki itu.
"Gantung Mereka! Gantung Mereka!" teriak penunjuk perasaan begitu vonis bersalah dijatuhkan.
"Mereka dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan beramai-ramai...dan kerana melakukan pembunuhan terhadap korban yang tidak berdaya," kata Hakim Yogesh Khanna, seperti dikutip kantor berita AFP.
Para pemerkosa itu berada di satu bas yang tidak beroperasikan ketika mereka melakukan aksi terhadap korban.
Puluhan wartawan dan penunjuk perasaan berkumpul di luar sidang dan meneriakkan hukuman berat untuk keempat lelaki itu.
"Gantung Mereka! Gantung Mereka!" teriak penunjuk perasaan begitu vonis bersalah dijatuhkan.
"Mereka dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan beramai-ramai...dan kerana melakukan pembunuhan terhadap korban yang tidak berdaya," kata Hakim Yogesh Khanna, seperti dikutip kantor berita AFP.
Para pemerkosa itu berada di satu bas yang tidak beroperasikan ketika mereka melakukan aksi terhadap korban.
BBCIndonesia.com - detikNews
No comments:
Post a Comment