Thursday, July 10, 2014

Iron Dome, Kubah Pelindung Israel dari Roket Hamas

10/07/2014 

 
CNN
Jakarta - Israel mengebom` Palestin  dengan roket dan pesawat tempur. Puluhan nyawa melayang, termasuk wanita dan kanak-kanak. Ketika Hamas menyerang balik, Israel memiliki pertahanan Iron Dome, yang mampu menangkal roket.

Dalam catatan CNN, kubah itu pernah menahan lebih dari ratusan roket yang mengarah ke kota penting Israel, seperti Tel Aviv, Ashdod, Ashkelon, Kiryat Gat dan wilayah lainnya. Jumlah korban dari pihak Israel sangat minimam dengan adanya perlindungan ini.

Hari Rabu (9/7) waktu setempat, pihak Israel menyatakan sudah mengintersep 56 roket yang ditembakkan dari Gaza. Mereka menyebut itu serangan dari pihak Hamas.

Seperti apa iron dome itu? Apakah ada kaitannya dengan Amerika Syarikat?  

Sebelumnya jurucakap tentera Israel mengatakan, dua roket berhasil diintersepsi dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome. Namun kemudian tentera Israel menyampaikan bahawa yang berhasil diintersepsi adalah satu roket.

Sementara itu, sayap bersenjata kelompok Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam menyatakan, pihaknya telah menembakkan dua roket M75 ke Tel Aviv.

"Brigade Qassam menghantam Tel Aviv dengan dua roket M75," demikian kenyataankelompok tersebut.

Roket M75 yang dikeluarkan secara lokal itu, memiliki jarak jangkauan sekitar 80 kilometer, atau mampu mencapai kota Tel Aviv, yang terletak sekitar 70 kilometer dari wilayah Jalur Gaza.

Sebelumnya, tentera Israel menyatakan, para militan Gaza telah menembakkan sekitar 300 roket ke Israel sejak Israel mulai melancarkan operasi tentera, yang diberi nama Operation Protective Edge pada Selasa, 8 Julai lalu.

Sejauh ini sudah sekitar 70 orang terbunuh dalam operasi tentera Israel tersebut dan lebih dari 370 orang cedera. Di antara para korban maut termasuk wanita dan kanak-kanak. Ini merupakan situasi terparah di  Gaza sejak tahun 2012 lalu.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah mengingatkan, serangan-serangan roket terhadap komuniti Israel tak akan dibiarkan. detikNews

"Karena itu saya telah memerintahkan militer untuk memperluas operasinya terhadap para teroris Hamas dan terhadap kelompok-kelompok teroris lain di Gaza," cetus Netanyahu.

No comments:

Post a Comment